- Timnas Indonesia kembali dipimpin wasit Kuwait, Ahmad Al-Ali, setelah pengalaman pahit lawan Vietnam.
- Arab Saudi punya catatan relatif stabil saat dipimpin Al-Ali.
- Duel di King Abdullah Sport City jadi ujian besar untuk Patrick Kluivert dan anak asuhnya.
Suara.com - Timnas Indonesia bersiap menghadapi laga krusial melawan Arab Saudi di matchday pertama Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion King Abdullah Sport City, Kamis (9/10) dini hari WIB.
Namun, bukan hanya strategi Patrick Kluivert yang jadi perbincangan publik.
Penunjukan wasit asal Kuwait, Ahmad Al-Ali, oleh AFC justru memicu reaksi beragam dari pendukung kedua tim.
Bayang-bayang wasit Ahmad Al-Ali mungkin masih samar terpampang diingatan para fans Garuda. Dia merupakan pengadil saat Timnas Indonesia dibantai Vietnam pada 2021 lalu.
Di kalangan suporter Arab Saudi, nama Al-Ali dikenal tak lepas dari kontroversi.
Sebagian menilai pria asal Kuwait itu kerap memimpin dengan inkonsisten.
Meski begitu, statistik menunjukkan bahwa Arab Saudi tidak terlalu dirugikan ketika dipimpin olehnya.
Menurut catatan Transfermarkt, The Green Falcons sudah tiga kali merasakan kepemimpinan Al-Ali.
Baca Juga: Pemain Keturunan Rp 15,64 Miliar Menggila H-4 Arab Saudi vs Timnas Indonesia
Hasilnya, mereka mencatat kemenangan 1-0 atas Qatar di Gulf Cup 2019, imbang 0-0 lawan Jepang, serta kalah 2-3 dari Bahrain.
Catatan ini memperlihatkan hasil yang relatif seimbang.
Bagi Timnas Indonesia, pengalaman dengan Al-Ali lebih singkat—dan kurang menyenangkan.
Skuad Garuda pernah dipimpin olehnya sekali, pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Kala itu, Timnas Indonesia takluk 0-4 dari Vietnam di Al-Maktoum Stadium, Dubai, Juni 2021.
Sejumlah pemain muda seperti Egy Maulana Vikri, Yakob Sayuri, hingga Rizky Ridho sempat diturunkan pada laga tersebut, namun tak mampu menghindarkan Garuda dari kekalahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Agustus 2026, Masa Sulit Segera Berakhir
-
Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!
-
Hampir Seabad, Masjid Jami' Al-Khotib Gurah Masih Menyimpan Jejak Kolonial
-
Harga Daging Ayam Melonjak Drastis, Pemkot Pekanbaru: Masih di Bawah HAP
-
Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Emas 1.800 Ton Milik Masyarakat Indonesia
-
Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah
-
Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint
-
Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027
-
Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla