-
Nathan Ake pernah satu tim dengan Sandy Walsh di timnas Belanda junior dan menjalin hubungan baik hingga kini
-
Ake mengenal Thom Haye sejak usia muda dan sering berhadapan di level klub sebelum jadi rekan setim di timnas
-
Ia memuji Haye sebagai pemain top dengan tendangan bebas luar biasa dan bangga melihat perkembangan keduanya di Timnas Indonesia
Suara.com - Bintang Manchester City dan Timnas Belanda, Nathan Ake ternyata menyimpan cerita kedekatan yang panjang dengan dua pilar Timnas Indonesia saat ini, yakni Sandy Walsh dan Thom Haye.
Dalam wawancara di kanal YouTube Hanif Thamrin, Nathan Ake secara terbuka menceritakan pengalamannya bersama kedua rekannya tersebut, yang sama-sama menimba ilmu di sistem pembinaan sepak bola Belanda.
Ia mengenang Sandy Walsh sebagai rekan setimnya di tim nasional Belanda kelompok umur. Keduanya bahu-membahu di lini pertahanan selama bertahun-tahun.
“Kami sudan melalui tahapan di tim nasional selalu Sandy Walsh kupikir dia datang saat U-17 atau U-15 salah satu dari dua,” kata Nathan Ake.
“Dan pada dasarnya selama bertahun-tahun kita bersama dia adalah bek tengah juga kami memainkan banyak pertandingan bersama selalu menjadi kawan yang baik,” sambungnya.
Nathan Ake menggambarkan Sandy muda sebagai sosok yang pemalu namun sangat rendah hati. Hingga kini, keduanya pun masih menjaga komunikasi.
“Saat itu masih sedikit pemalu dan sangat rendah hati sangat terbuka dan hubunganku sangat baik dengannya,” kenang bintang Manchester City.
“Seperti kamu bilang kami masih saling mengikuti dan aku masih melihat perjalanan sepakbolanya,” bebernya.
Sementara itu, hubungan Nathan dengan gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye ternyata jauh lebih lama dan intens.
Baca Juga: Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Skuad Garuda Punya Modal Satu Kemenangan
Ake mengaku sudah mengenal Haye sejak usia yang lebih muda, di mana mereka sering berhadapan sebagai lawan di level klub junior sebelum akhirnya menjadi rekan setim di timnas.
“Thom (Haye) aku mengenalnya lebih lama lagi kupikir kami bahkan bermain usia yang lebih muda kami selalu bermain melawan satu sama lain,” jelasnya.
“Ketika dia bermain untuk aku tidak yakin tim muda? Kemudian dia pergi ya jelas dengan tim nasional juga melalui tahap yang lebih tua dan dia selalu menjadi pemain top sangat bagus,” tambahnya lagi.
Secara spesifik, Ake bahkan masih mengingat betul salah satu senjata mematikan yang dimiliki oleh The Professor, yakni kemampuan eksekusi bola matinya.
“Tendangan bebasnya sangat bagus juga tembakan dan hal lainnya. Senang melihat mereka telah melakukannya dengan sangat baik,” pungkas Nathan Ake.
Berita Terkait
-
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert: Tidak Ada yang Bisa Saya Lakukan
-
Statistik Horor Pelatih Arab Saudi di Oktober, Timnas Indonesia Bisa Jadi Korban
-
Isyarat Absen Lawan Arab Saudi, Ole Romeny: Saya Pikir...
-
Siaran Langsung Gratis Pertandingan Arab Saudi vs Timnas Indonesia Tonton di Sini
-
Psywar! Media Arab Saudi Sindir Timnas Indonesia, Sodorkan Fakta Ini
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
Terkini
-
Ventura Beri Nasihat untuk Gennaro Gattuso Usai Mundur dari Timnas Italia
-
Reece James Berpeluang Kembali Perkuat Chelsea di Akhir Musim
-
Meledak di Laga Perdana, Hector Souto Tetap Enggan Meremehkan Malaysia
-
Dapat Rapor Positif dari Legenda Timnas Indonesia, John Herdman Dinilai Bawa Gaya Baru
-
Persib Bandung Menjauh dari Persija, Bojan Hodak Fokus Amankan Sisa Laga
-
Obrak-abrik Persija, Pelatih Bhayangkara FC Angkat Topi untuk Moussa Sidibe dan Dendy Sulistyawan
-
Rahasia Frengky Missa Bikin Bintang Persija Allano Lima Mati Kutu
-
Paspoortgate Memanas! Naturalisasi Pemain Keturunan Disorot, Jurnalis Belanda Sebut Bodoh
-
Mikel Arteta Puas dengan Skuad Arsenal, Enggan Bahas Perombakan Tim Musim Panas
-
Imbas Polemik Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Merasa Kehilangan Sosok Dean James