- Kepercayaan diri dari Patrick Kluivert jelang laga melawan Arab Saudi mendapat sorotan salah satu media ternama Belanda.
- Voetbal International dalam ulasannya menyebut bahwa Indonesia saat ini menjadi tim yang sangat berbeda.
- Indonesia memang kini diperkuat oleh sejumlah pemain naturalisasi berdarah Belanda yang membawa warna baru bagi tim.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert percaya diri jelang kick off pertandingan melawan Arab Saudi di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (9/10/2025) dinihari WIB.
Pertandingan pertama dijadwalkan malam ini melawan Arab Saudi, disusul laga panas kontra Irak pada Sabtu (11/10/2025).
Dua laga tersebut menjadi penentu nasib Indonesia untuk bisa tampil di Piala Dunia 2026.
"Saya sangat senang. Para pemain menunjukkan kekuatan dan semangat yang luar biasa sejak latihan pertama. Energi positif terasa di seluruh tim," ujar Kluivert di kanal resmi PSSI, Rabu (8/10/2025).
Kepercayaan diri dari Patrick Kluivert jelang laga melawan Arab Saudi mendapat sorotan salah satu media ternama Belanda.
Voetbal International dalam ulasannya menyebut bahwa Indonesia saat ini menjadi tim yang sangat berbeda.
"Indonesia bercitarasa Belanda. Tim ini sedang dalam tahap rekonstruksi, dengan banyak pemain naturalisasi yang baru bergabung," sebut media Belanda itu.
Indonesia memang kini diperkuat oleh sejumlah pemain naturalisasi berdarah Belanda yang membawa warna baru bagi tim.
"Saya tidak khawatir dengan pemain-pemain baru. Mereka cepat beradaptasi, sudah memahami sistem permainan, dan tahu cara kami bekerja. Integrasi mereka berjalan sangat baik," jelas eks Barcelona itu.
Baca Juga: Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Calvin Verdonk Dicoret, Kluivert Punya Alasan
Di bawah Kluivert, Indonesia tampil dengan gaya permainan baru — cepat, disiplin, dan modern.
Kombinasi pemain lokal dan keturunan membuat skuad Garuda kini memiliki kedalaman yang belum pernah ada sebelumnya.
Publik sepak bola Indonesia pun menaruh harapan besar. Meski menghadapi lawan yang jauh lebih berpengalaman, Kluivert yakin para pemainnya siap membuat kejutan.
“Kami menghormati Arab Saudi dan Irak, tapi kami datang untuk menang,” tegas sang pelatih berusia 49 tahun itu.
Meski bermain di tanah Arab, bagi Kluivert, hal itu justru bisa menjadi motivasi tambahan.
“Main di luar negeri membuat pemain kami lebih fokus. Kami datang dengan misi besar dan mental juara,” ucapnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss