Herve Renard andalkan Sami Al-Dawsari, Saleh Abu Al-Shamat, dan Firas Al-Breikan sebagai trisula serangan.
Arab Saudi fokus pada keseimbangan pertahanan dan transisi cepat lewat formasi 4-5-1.
Pangeran Abdul Aziz pantau langsung latihan tim dua hari beruntun jelang duel lawan Indonesia.
Suara.com - Pelatih Timnas Arab Saudi, Herve Renard siapkan strategi menyerang saat melawan Timnas Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Al-Enma’a, Jeddah, Kamis (9/10) dinihari WIB.
Menurut sumber khusus Al-Riyadiyah, Renard akan mengandalkan Sami Al-Dawsari, Saleh Abu Al-Shamat, dan Firas Al-Breikan untuk memimpin lini serang timnas.
Sementara itu, lini tengah dan pertahanan kemungkinan akan dihuni Musab Al-Juwair, Abdullah Al-Khaibri, Nawaf Boushal, serta Al-Aqidi dan Hassan Tambakti, dengan kemungkinan Muteb Al-Harbi ditempatkan di posisi bek kiri dan Jihad Dhikri bermain berdampingan dengan Tambakti.
Renard direncanakan akan menurunkan tim dengan formasi 4-5-1, menekankan keseimbangan antara pertahanan yang solid dan serangan cepat dari lini tengah.
Daftar pemain inti baru akan dipastikan dalam pertemuan teknis sebelum pertandingan pada Rabu.
Sesi latihan terakhir mendapat perhatian khusus, dengan kehadiran Pangeran Abdul Aziz bin Turki Al-Faisal, Menteri Olahraga Saudi, yang memantau latihan untuk hari kedua berturut-turut dan mengadakan pertemuan dengan para pemain.
Tim pelatih dan staf manajemen juga hadir untuk mengkoordinasikan strategi akhir.
Arab Saudi lolos ke babak play-off setelah finis di peringkat ketiga grupnya dengan 13 poin, di bawah Jepang dan Australia.
Baca Juga: Wasapada! Trio Mematikan Arab Saudi Siap Uji Ketangguhan Timnas Indonesia
Sementara itu, Timnas Indonesia menempati posisi keempat dengan 12 poin.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
-
Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya