- Timnas Indonesia kehilangan 6,68 poin FIFA usai kalah 2-3 dari Arab Saudi pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.
- Meski total poin menurun menjadi 1.151,26, posisi Indonesia tetap bertahan di peringkat 119 dunia.
- Kekalahan ini menjadi peringatan bagi skuad asuhan Patrick Kluivert untuk segera bangkit di laga berikutnya melawan Irak demi menjaga peluang lolos dan mempertahankan peringkat FIFA.
Suara.com - Kekalahan Timnas Indonesia dengan skor 2-3 dari Arab Saudi pada laga Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, berdampak pada peringkat FIFA.
Skuad Garuda kehilangan 6,68 poin, membuat total perolehan mereka turun dari 1.157,94 menjadi 1.151,26 poin. Meski begitu, posisi Indonesia di peringkat ke-119 dunia masih belum berubah.
Penurunan poin ini menjadi konsekuensi dari kekalahan di ajang resmi FIFA, meski secara performa Timnas Indonesia menunjukkan perlawanan sengit terhadap tim kuat Asia seperti Arab Saudi.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia sempat unggul lebih dulu melalui penalti Kevin Diks pada menit ke-11, sebelum tuan rumah membalikkan keadaan lewat dua gol Feras Al-Buraikan dan satu gol Saleh Abu Alshamat.
Diks sempat memperkecil ketertinggalan lewat penalti keduanya di menit ke-88, namun skor 2-3 tetap bertahan hingga laga usai.
Hasil ini membuat Arab Saudi memimpin klasemen sementara Grup B dengan tiga poin, sementara Indonesia berada di posisi terbawah tanpa poin. Kekalahan tersebut juga menjadi alarm bagi skuad asuhan Patrick Kluivert untuk segera bangkit di laga berikutnya melawan Irak, Sabtu (12/10/2025).
Meski ranking tidak berubah, kehilangan poin ini menjadi peringatan penting bagi Timnas Indonesia agar mampu mengamankan hasil positif di sisa laga kualifikasi, demi menjaga posisi di ranking FIFA dan peluang melaju ke putaran berikutnya.
Berita Terkait
-
Klasemen Sementara Grup B: Kalah dari Arab Saudi, Timnas Indonesia Posisi Juru Kunci
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, Ada Dua Skenario
-
Kata-kata Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Tumbang dari Arab Saudi
-
Keluarga Justin Hubner Dapat Perlakuan Tidak Menyenangkan dari Pihak Arab Saudi
-
Kalah 2-3 dari Arab Saudi, Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia