-
Hasani Abdulgani kecewa dengan taktik Patrick Kluivert saat Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi.
-
Ia menyoroti keputusan Kluivert yang membiarkan pemain underperform seperti Marc Klok bermain penuh dan Yakob Sayuri selama 80 menitan.
-
Hasani menilai pergantian pemain tidak tepat karena yang diganti justru pemain dengan performa baik.
Suara.com - Mantan Exco PSSI, Hasani Abdulgani ikut meluapkan kekecewaan terhadap taktik yang dipakai Patrick Kluivert usai Timnas Indonesia kalah lawan Saudi di laga perdana ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 202, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.
Timnas Indonesia sejatinya punya awal yang baik saat menghadapi Arab Saudi karena berhasil mencuri gol lewat penalti Kevin Diks di menit ke-11.
Akan tetapi, keunggulan itu hanya bertahan sekitar enam menit, setelah The Green Falcons menyamakan kedudukan lewat tendangan keras Waheb Saleh.
Skuad asuhan Herve Renard kemudian dominan menguasi pertandingan dan bisa mencetak gol lagi di menit ke-36 usai menerima hadiah penalti yang dieksekusi Firas Al-Buraikan.
Penyerang Arab Saudi itu kemudian menjebol gawang Maarten Paes lagi di paruh kedua yang membuat timnya unggul 3-1.
Timnas Indonesia sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 berkat penalti Kevin Diks.
Namun, Jay Idzes dkk tidak punya cukup waktu lagi untuk mencetak gol ketika yang membuat skor berakhir 2-3 bagi kemenangan Arab Saudi.
Hasil pertandingan ini pun jadi sorotan karena Patrick Kluivert dianggap tak sempurna mengolah taktik dan dalam pemilihan pemain.
Nama-nama yang tampil buruk seperti Marc Klok dan Yakob Sayuri yang melakukan blunder untuk gol lawan justru bermain dalam waktu yang lama.
Baca Juga: Reaksi Kakak Marselino Ferdinan usai Timnas Indonesia Kalah dari Arab Saudi
Situasi ini juga membuat mantan Exco PSSI yang bernama Hasani Abdulgani ikut meluapkan kekecewaannya.
Hasani mempertanyakan mengapa pemain yang underperform justru dapat kepercayaan bermain penuh sepanjang pertandingan.
"Ada pemain underperform, tapi main 100 menit. Malah yang diganti pemain yang perform? Garuda di dadaku!" tulisnya di postingan Instagram.
Dalam foto tangkapan layar yang menunjukkan rating pemain, di sana ada Marc Klok yang terjelek dari pemain lain (5,8) diikuti Yakob Sayuri (5,9).
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia dan Arab Saudi Sama-sama Ngeri Lawan Irak
-
Calvin Verdonk Robek Otot Paha, Absen Lawan Irak?
-
Patrick Kluivert Sorot Kelakuan Pemain Timnas Indonesia: Itu Tidak Bagus
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Keok dari Arab Saudi, Anjlok atau Turun Tipis?
-
Sisa Dua Tiket Langsung! Begini Rumitnya Skenario Lolos Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Demo DPR Memanas, Simak Penyesuaian 21 Rute Transjakarta Malam Ini
-
Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Penggeledahan Emas dan Uang Dinyatakan Sah
-
Update KRL Malam Ini: Rute Rangkasbitung Direkayasa Akibat Massa Aksi DPR di Jalur Rel
-
6 Sunscreen Indomaret untuk Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah sesuai Review
-
Siapa Owner Vindes Corp Sekarang? Desta Resmi Umumkan Mundur
-
Surat Al Kahfi Ayat 1-10 Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya: Simak Waktu Terbaik Membacanya
-
Anime A Pen, Handcuffs, and a Common-Law Marriage Resmi Tayang Januari 2027
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Desil Bansos Bikin Gaduh, 81 Tahun Merdeka tapi Data Kemiskinan Masih Kacau
-
Pidato Prabowo di Muktamar NU: Percaya Saya, Indonesia akan Bangkit Tak Ada yang Bisa Bendung