-
Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi.
-
Evaluasi kritis dan pemulihan mental pemain jadi prioritas.
-
Kemenangan atas Irak wajib untuk jaga asa Piala Dunia 2026.
Suara.com - Manajer Timnas Indonesia, Sumardji memastikan Patrick Kluivert Cs akan melakukan evaluasi terhadap timnya usai dikalahkan Arab Saudi di matchday pertama Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kekalahan 2-3 di King Abdullah Stadium pada 9 Oktober lalu itu membuat peluang Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 sangat tipis.
Meski ada satu laga lagi melawan Irak, peluang skuad Garuda tetap berat. Selain wajib memenangi laga, tim Merah Putih harus berharap hasil Arab Saudi vs Irak berpihak.
"Ini adalah bagian dari evaluasi yang akan kami lakukan karena sebentar lagi kami akan coba berbicara juga dengan para pemain," kata Sumardji dilansir dari kanal YouTube Kompas TV.
"Semalam juga sudah berbicara dengan para pemain tentang hal-hal yang menjadi penyebab hasilnya bisa terjadi seperti ini."
"Hal ini tentu menjadi PR yang sangat berat buat kami di tim untuk untuk bisa mengangkat kembali, terutama bagaimana mental para pemain agar segera kembali kepada kondisi terbaiknya," jelasnya.
Sumardji mengakui Irak lebih keras daripada Arab Saudi. Pastinya mereka tidak mau kalah untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Hal inilah yang menjadi perhatian Jay Idzes dan kawan-kawan.
"Kita tahu bahwa dalam waktu yang sangat mepet ini, tim akan menghadapi Irak. Tentu melawan Irak itu karakternya akan lebih keras lagi dan kami juga harus bisa menghadapinya," ucapnya.
Baca Juga: Gebuk Malta 4-0! Belanda Pimpin Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Tampil Ganas
"Karena kami masih ada peluang untuk bisa melanjutkan perjalanan kalau bisa menang atas Irak," ia menambahkan.
Adapun pasca kekalahan dari Irak, Sumardji mengaku fokus timnya adalah mengembalikkan mental bertanding pemain.
"Intinya kami ingin mengembalikan secepatnya kondisi mental tim. Tim masseur juga benar-benar sudah bekerja ekstra keras," jelasnya.
"Mulai pagi tadi mereka betul-betul merawat para pemain terutama mereka yang kondisi ototnya sedang tidak bagus supaya masalah kebugaran bisa segera teratasi," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Profil Timnas Haiti: Kuda Hitam Karibia yang Kembali ke Piala Dunia Setelah Penantian 52 Tahun
-
Lamine Yamal Mulai Latihan Pemulihan Cedera Demi Membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Kondisi Kylian Mbappe Jelang El Clasico Bikin Khawatir Real Madrid di Tengah Isu Keretakan Tim
-
Tayo Adaramola Dapat Panggilan Perdana Timnas Republik Irlandia
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Ini Alasan Laga Digelar 1.000 Km dari Jakarta
-
Casemiro Berpotensi Gabung Inter Miami
-
Clarence Seedorf Sebut Arsenal 'Tim Juara' usai Tembus Final Liga Champions
-
Jeremy Doku Tegaskan Manchester City Belum Menyerah Kejar Gelar
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk Rayakan Kemenangan Secukupnya
-
Timnas Indonesia U-17 Selamatkan Wajah ASEAN, Menang Dramatis di Piala Asia U-17 2026