-
Ole Romeny comeback setelah cedera panjang.
-
Gerakannya sebabkan penalti krusial Indonesia vs Arab Saudi.
-
Timnas Indonesia langsung fokus hadapi Irak.
Suara.com - Ole Romeny menjadi sorotan utama setelah kembali merumput membela Timnas Indonesia pasca absen lama akibat musibah cedera serius.
Pemain depan andalan Timnas Indonesia ini sebelumnya menepi sejak Juli 2025 karena cedera yang didapatnya saat berkompetisi di Piala Presiden.
Striker Oxford United itu melewatkan seluruh laga awal musim, namun comeback spektakuler di laga Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Laga krusial melawan Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, menjadi penanda kembalinya Ole Romeny pada Kamis waktu setempat.
"Bersyukur bisa kembali ke lapangan setelah sekian lama," kata Ole Romeny, mengungkapkan perasaannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Dampak Instan Ole Romeny di Laga Lawan Arab Saudi
Tampilnya Ole Romeny di babak kedua membawa dampak signifikan bagi serangan Timnas Indonesia.
Dia masuk ke lapangan pada menit ke-64, menggantikan peran penting Ragnar Oratmangoen di pertandingan melawan Arab Saudi tersebut.
Kehadiran Ole Romeny langsung menyuntikkan energi baru, terutama dalam pergerakan agresifnya di area pertahanan lawan.
Baca Juga: Statistik Mengerikan Striker Pengganti Ayman Hussein yang Absen Lawan Indonesia
Puncaknya, pergerakan striker dengan tiga gol untuk Timnas Indonesia ini di kotak penalti membuahkan hadiah penalti kedua.
Bek Arab Saudi, Nawaf Bu Washl, didakwa melakukan handball setelah tangannya menyentuh bola di area terlarang akibat penetrasi Ole Romeny.
Kevin Diks dan Fokus Kontra Irak
Kevin Diks yang menjadi eksekutor sukses menuntaskan tugasnya dengan sempurna untuk mengubah kedudukan menjadi 2-3.
Gol dari titik putih ini sekaligus menjadi skor akhir dari pertandingan pembuka Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 bagi Timnas Indonesia di Jeddah.
Sayangnya, kekalahan perdana ini menempatkan Timnas Indonesia di dasar klasemen sementara grup tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United