- Timnas Indonesia kalah tiga kali beruntun dari Irak sejak November 2023.
- Total kebobolan 10 gol dan hanya mencetak dua gol.
- Ujian berat menanti di pertemuan berikutnya pada 12 Oktober 2025.
Suara.com - Timnas Indonesia kembali menjadi bahan perbincangan setelah tak sekalipun mampu menaklukkan Irak dalam tiga pertemuan terakhir.
Dalam periode kurang dari setahun, Garuda selalu pulang dengan hasil mengecewakan dan minim gol.
Rentetan kekalahan itu terjadi mulai November 2023 hingga Juni 2024.
Dari tiga laga tersebut, skuad asuhan Patrick Kluivert selalu tumbang dan hanya mampu mencetak dua gol.
Catatan yang tentu menjadi tamparan bagi tim yang tengah berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pertemuan terakhir kedua tim berlangsung pada 6 Juni 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Di hadapan puluhan ribu suporter sendiri, Indonesia justru takluk 0-2 dari Irak.
Dua gol tim tamu dicetak Aymen Hussein dan Ali Jasim, sementara Jordi Amat harus menerima kartu merah yang memperburuk situasi di lapangan.
Kekalahan itu memperpanjang catatan tumpulnya lini depan Garuda yang belum bisa mencetak gol dari skema open play.
Baca Juga: 2 Pelatih Timnas Indonesia Jadi Mata-mata di Qatar, Persiapan Jika Lolos Ronde 5
Padahal, dukungan suporter sempat membangkitkan semangat di awal laga.
Beberapa bulan sebelumnya, pada 15 Januari 2024, Timnas Indonesia juga menyerah 1-3 dari Irak dalam ajang Piala Asia 2023.
Marselino Ferdinan sempat memberi harapan lewat gol penyama kedudukan, tapi dominasi Irak kembali terlihat lewat tiga gol balasan yang menegaskan efisiensi dan soliditas mereka di semua lini.
Pertandingan itu menjadi pengalaman berharga bagi skuad muda Indonesia. Namun, dari sisi hasil dan performa, Irak jelas masih berada di atas.
Kekalahan paling telak terjadi pada 16 November 2023 di Basra.
Irak yang tampil garang di depan pendukungnya sendiri menang 5-1. Satu-satunya gol hiburan Indonesia dicetak oleh Shayne Pattynama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia
-
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan
-
Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana
-
5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian
-
Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik