- Shayne Pattynama satu-satunya pemain Timnas Indonesia saat ini yang pernah mencetak gol ke Irak.
- Garuda wajib menang atas Irak untuk menjaga peluang ke Piala Dunia 2026.
- Posisi Pattynama di tim utama belum pasti, meski pengalamannya bisa jadi senjata penting.
Suara.com - Menjelang laga krusial melawan Irak, Timnas Indonesia punya satu catatan miris: hanya Shayne Pattynama, pemain di skuad saat ini, yang pernah menjebol gawang “Singa Mesopotamia”.
Fakta itu muncul menjelang matchday kedua Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang mempertemukan Indonesia dan Irak pada Minggu (12/10) dini hari WIB.
Duel di Stadion King Abdullah itu bisa jadi titik balik, atau justru akhir dari perjalanan Garuda menuju Piala Dunia.
Kemenangan menjadi harga mati bagi pasukan Patrick Kluivert. Hasil imbang, apalagi kekalahan, akan menutup peluang skuad Merah Putih untuk lolos ke babak berikutnya.
Namun, sejarah tidak berpihak pada Garuda. Dalam tiga pertemuan terakhir, tim asuhan Patrick Kluivert selalu kalah dan hanya mampu mencetak dua gol.
Pertemuan terbaru terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Juni 2024, ketika Indonesia kalah 0-2 di hadapan publik sendiri.
Dua laga sebelumnya juga berakhir pahit: kalah 1-3 di Piala Asia 2023 dan 1-5 di Basra pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam rangkaian kekalahan itu, hanya dua pemain Indonesia yang pernah menembus pertahanan Irak: Marselino Ferdinan dan Shayne Pattynama.
Marselino mencetak gol saat kalah 1-3 di Qatar, sedangkan Pattynama melakukannya dalam kekalahan 1-5 di Basra.
Baca Juga: 2 Pelatih Timnas Indonesia Jadi Mata-mata di Qatar, Persiapan Jika Lolos Ronde 5
Kini, Marselino tidak masuk dalam skuad Kluivert untuk laga melawan Irak.
Artinya, hanya Pattynama yang tersisa sebagai pemain dengan pengalaman mencetak gol ke gawang mereka.
Pemain Buriram United itu kini menjadi satu-satunya figur dengan memori manis melawan Irak—sesuatu yang mungkin bisa membangkitkan semangat tim.
Meski punya catatan istimewa, posisi Pattynama di tim utama belum sepenuhnya aman.
Dalam laga sebelumnya melawan Arab Saudi, Kluivert lebih memilih Dean James untuk menempati sisi kiri pertahanan.
Dengan adanya opsi lain seperti Calvin Verdonk, Pattynama masih harus bersaing untuk kembali mendapat kepercayaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan