- Media Curacao sempat membocorkan kelemahan Patrick Kluivert sejak awal 2025.
- Kritik terhadap strategi dan pemilihan pemain Kluivert kini kembali mencuat.
- Laga kontra Irak bisa jadi ujian terakhir sang pelatih untuk membungkam keraguan.
Rekor pertemuan Indonesia vs Irak:
- 16 Maret 1973 – Irak 1-1 Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia)
- 21 Maret 1973 – Irak 3-2 Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia)
- 17 Juli 1977 – Irak 2-0 Indonesia (Turnamen Merdeka)
- 17 Juli 1978 – Indonesia 0-4 Irak (Turnamen Merdeka)
- 26 November 1996 – Irak 4-0 Indonesia (Persahabatan)
- 19 November 2013 – Indonesia 0-2 Irak (Kualifikasi Piala Asia)
- 16 November 2023 – Irak 5-1 Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia)
- 15 Januari 2024 – Indonesia 1-3 Irak (Piala Asia)
- 6 Juni 2024 – Indonesia 0-2 Irak (Kualifikasi Piala Dunia)
Melihat tren itu, laga kontra Irak bukan hanya tentang poin—melainkan juga tentang harga diri dan pembuktian.
Apakah Kluivert mampu membalikkan opini publik dengan kemenangan perdana atas Irak?
Skenario Sulit Menuju Piala Dunia
Meski masih memiliki peluang, jalan Indonesia menuju Piala Dunia 2026 sangat terjal.
Kemenangan atas Irak menjadi syarat mutlak untuk tetap membuka peluang lolos.
Hasil seri atau kekalahan otomatis mengubur mimpi Garuda di babak keempat ini.
Namun, kemenangan tipis pun belum tentu cukup. Indonesia wajib menang dengan selisih minimal dua gol agar unggul dalam produktivitas dan selisih gol di klasemen Grup B.
Skenario ideal lainnya: Irak harus bisa menaklukkan Arab Saudi, tapi hanya dengan selisih tidak lebih dari satu gol.
Baca Juga: Timnas Indonesia 57 Tahun Tanpa Kemenangan Lawan Irak, Saatnya Garuda Patahkan Kutukan?
Jika semua berjalan sesuai rumus itu, peluang Indonesia untuk finis sebagai juara grup dan melangkah langsung ke Piala Dunia masih terbuka.
Titik Balik atau Akhir Cerita?
Laga melawan Irak mungkin jadi momentum penentu nasib Patrick Kluivert di Timnas Indonesia.
Jika gagal membawa perubahan, peringatan media Curacao 278 hari lalu akan terasa seperti ramalan yang akhirnya benar-benar jadi kenyataan.
Kini, semua mata tertuju pada Jeddah. Mampukah Kluivert mengubah arah cerita sebelum terlambat?
Berita Terkait
-
Rumor Besar Datang Ganggu Jay Idzes Jelang Persiapan Timnas Indonesia vs Irak
-
Preview Timnas Indonesia vs Irak: Rekor Buruk dan Prediksi Susunan Pemain
-
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Lini Depan Irak Pincang!
-
Rapor Medioker Timnas Indonesia Era Kluivert, Masih Ada Harapan Kalahkan Irak?
-
Malaysia Naik Peringkat FIFA, Media Negeri Jiran Lega Salip Indonesia
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Kebahagiaan Bek Timnas Indonesia Bertambah, Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah
-
Persib Susah Payah Bungkam Bali United, Frans Putros: Yang Penting Menang!
-
Klasemen Liga Inggris usai Manchester City Lumat Chelsea, Arsenal Tertekan!
-
Resmi! Sandy Walsh Orang Indonesia Pertama yang Juara Liga Thailand
-
PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya