- Paolo Di Canio menilai kemenangan Italia atas Estonia tidak layak dirayakan berlebihan
- Di Canio mengkritik performa Italia yang masih belum meyakinkan di bawah Gennaro Gattuso
- Meski kritis, Di Canio tetap mengapresiasi semangat baru dalam skuad Italia
Suara.com - Eks bintang Serie A dan West Ham United, Paolo Di Canio, menilai kemenangan Italia atas Estonia dengan skor 3-1 tak seharusnya dirayakan berlebihan.
Menurutnya, hasil itu bukan ukuran sebenarnya dari kekuatan Gli Azzurri.
Italia mencatat tiga kemenangan beruntun di bawah pelatih baru, Gennaro Gattuso, termasuk saat menaklukkan Estonia di Stadio di Bergamo, Sabtu (5/9/2025).
Namun, Di Canio justru menilai penampilan Italia masih jauh dari harapan.
“Jawaban saya? Tidak,” ujar Di Canio saat ditanya apakah ia terkesan dengan kemenangan atas Estonia, dikutip dari NapoliMagazine.
Mantan pemain Lazio itu menegaskan, terlalu antusias dengan kemenangan melawan tim sekelas Estonia justru akan menurunkan standar sepak bola Italia.
“Kalau saya bersemangat dengan kemenangan seperti ini, artinya saya menempatkan Italia di level Bosnia dan Makedonia Utara. Dengan segala hormat, kita seharusnya jauh lebih kuat dari itu,” tegasnya.
“Kalau saya ikut senang hanya untuk menyenangkan orang lain, itu bukan gaya saya. Saya peduli dengan tim nasional, dan justru karena itu saya kritis.”
Di Canio juga mengingatkan soal performa Italia sebelumnya yang tidak meyakinkan.
Baca Juga: Legenda Persib Blak-blakan: Timnas Indonesia Belum Siap ke Piala Dunia!
Ia menyoroti kemenangan tipis 5-4 atas Israel yang menurutnya menunjukkan masih banyak masalah di lini pertahanan.
“Beberapa minggu lalu kita hampir gagal menang lawan Israel. Sementara Norwegia bisa saja menang 12-0. Jadi sulit bagi saya untuk terlalu senang,” tambahnya.
Meski demikian, Di Canio tetap memberi apresiasi pada semangat dan rasa kebersamaan yang mulai muncul di bawah asuhan Gattuso.
Ia menilai, hal itu bisa menjadi modal penting untuk laga-laga berikutnya.
“Saya suka melihat antusiasme para pemain, termasuk Bonucci yang merayakan kemenangan dengan penuh semangat. Awalnya terlihat dipaksakan, tapi itu hal baik — sudah lama tim ini kehilangan rasa memiliki seperti itu,” tutupnya.
Italia saat ini berada di peringkat kedua Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, tertinggal enam poin dari Norwegia.
Berita Terkait
-
Legenda Persib Blak-blakan: Timnas Indonesia Belum Siap ke Piala Dunia!
-
Mario Balotelli Sindir Timnas Italia: Main Tanpa Semangat, Aku Gak Suka
-
Prabowo Apresiasi Permainan Timnas meski Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Superman Masuk Lapangan, Bawa Pesan Free Gaza di Laga Norwegia vs Israel
-
Timnas Indonesia Racikan Patrick Kluivert Gagal, Tanggung Jawab PSSI Dinanti
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Gagal Samai Rekor Clean Sheet Yoo Jae Hoon di Pekan 27, Teja Paku Alam Santai
-
Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah
-
Dihajar Thailand, Timnas Futsal Indonesia Kini Ditakuti di ASEAN
-
Kejutan! Striker Kelahiran Tondano Lebih Gacor Dibanding Penyerang Timnas Indonesia
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste
-
Pelatih Bali United Menyesal Gagal Boyong Eliano Reijnders, Kenapa?
-
Pembelaan Bojan Hodak: Saya Tak Ingat Bali United Bikin Peluang Sebelum Persib Kartu Merah
-
Semakin Seru Persaingan jadi Juara, Berikut Jadwal Pekan 28 Super League
-
Kolaborasi Epik! Legenda Timnas Indonesia Setim Eks Juventus hingga Madrid di Clash of Legends
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya