- Eksel Runtukahu sukses mencetak enam gol di Super League, menyamai rekor penyerang berlabel tim nasional seperti Ezra Walian dan Yakob Sayuri.
- Striker andalan Persija Jakarta ini membuktikan kualitasnya lewat dwi gol kontra Persebaya serta mampu bersaing ketat dengan penyerang asing di klub.
- Performa stabil dan mentalitas baja menjadikan Eksel sebagai opsi paling realistis bagi pelatih John Herdman untuk mempertajam lini serang skuad Garuda.
Suara.com - Timnas Indonesia kerap punya masalah produktivitas gol di lini depan. Hal itu mungkin bisa teratasi seiring meledaknya performa striker lokal Persija Jakarta, Eksel Runtukahu, di kompetisi Super League 2025/2026.
Penyerang haus gol ini secara mengejutkan mencatatkan statistik yang lebih mentereng dibandingkan beberapa nama langganan skuad Garuda yang kerap dipanggil oleh tim pelatih.
Efektivitas ketajaman sang pemain di kompetisi domestik dinilai sangat layak menjadi opsi baru bagi skuad Merah Putih untuk menambah daya gedor di turnamen internasional mendatang.
Statistik Mentereng di Kancah Domestik
Ketajaman Eksel Runtukahu sepanjang bergulirnya musim kompetisi tahun ini terbukti sah lewat torehan enam gol yang sukses ia sarangkan ke gawang lawan.
Angka produktivitas tersebut sukses membawanya duduk sejajar dengan jajaran penyerang lokal berbahaya lainnya yang merumput di liga papan atas.
Menariknya, jumlah enam gol ini menyamai catatan impresif milik Ezra Walian dan Yakob Sayuri yang sebelumnya sudah pernah mendapat tiket untuk membela negara.
Ironisnya, hingga detik ini mesin gol milik skuad Macan Kemayoran tersebut sama sekali belum mendapat lirikan resmi dari staf kepelatihan tim nasional.
Padahal, kontribusi nyata dan konsistensinya di ujung tombak permainan selalu menjadi ancaman mematikan dalam setiap pertandingan yang ia jalani.
Baca Juga: Kebahagiaan Bek Timnas Indonesia Bertambah, Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah
Pembuktian Kualitas dan Mentalitas Baja
Bukti nyata efektivitas serangan Eksel terlihat sangat mencolok saat timnya melakoni laga krusial menghadapi perlawanan alot dari kubu Persebaya Surabaya.
Dalam pertandingan sarat gengsi tersebut, ia sukses memborong dua gol sekaligus untuk membantu mengunci kemenangan telak 3-0 bagi kubu ibu kota.
Laga tersebut menjadi pembuktian tak terbantahkan bahwa insting membunuhnya di dalam area penalti lawan sangat bisa diandalkan kapan saja.
Nilai tambah lain dari sang penyerang adalah mentalitas bertanding yang sangat kuat meski harus selalu berbagi tempat dengan pemain-pemain asing berkualitas tinggi.
Kehadiran penyerang top sekelas Gustavo Almeida maupun Mauro Zijlstra di skuad Persija Jakarta tidak serta-merta membuat nyalinya menciut untuk bersaing sehat.
Berita Terkait
-
Justin Hubner Ungkap Sebuah Penyesalan Kepada Lewis Holtby
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Makin Gacor di Luar Negeri, Kapan Dinaturalisasi?
-
Pengamat: Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan Top di FIFA Matchday Juni
-
2 Pemain Naturalisasi Pilih Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Skandal Pasporgate!
-
Ramadhan Sananta Terancam Tergusur di DPMM FC, Posisinya Digantikan?
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP