- Cape Verde mencatat sejarah dengan lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya
- Keberhasilan ini menjadi pencapaian luar biasa bagi negara kecil di Samudra Atlantik
- Sama seperti Timnas Indonesia, skuad Cape Verde diperkuat banyak pemain keturunan Belanda
Suara.com - Tim nasional Cape Verde resmi mencatat sejarah besar dalam dunia sepak bola.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, negara kepulauan kecil di Samudra Atlantik itu berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 usai menang meyakinkan 3-0 atas Eswatini, Senin (13/10/2025) waktu setempat.
Kemenangan bersejarah itu terjadi di Estádio Nacional de Cabo Verde, Praia.
Tiga gol kemenangan dicetak oleh Dailon Livramento, Willy Semedo, dan Stopira, yang memastikan Cape Verde finis di posisi puncak grup kualifikasi zona Afrika (CAF).
Begitu peluit akhir dibunyikan, ribuan suporter langsung berpesta di stadion dan di jalanan kota Praia, merayakan mimpi yang akhirnya jadi nyata.
Cape Verde, yang kini menempati peringkat 70 dunia FIFA, tergabung di grup berat bersama Kamerun, Libya, Angola, Mauritius, dan Eswatini.
Meski bukan unggulan, pasukan pelatih Bubista tampil mengejutkan dengan hasil luar biasa, termasuk menaklukkan Kamerun 1-0 bulan lalu.
Kesempatan pertama lolos sebenarnya datang pekan lalu saat melawan Libya, tapi laga berakhir imbang 3-3.
Cape Verde harus menunggu satu minggu lagi — dan kali ini mereka tidak menyia-nyiakan peluang.
Baca Juga: Kata-kata Patrick Kluivert Bela Diri Tak Bawa Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026
“Ini bukan hanya kemenangan di lapangan, tapi kemenangan seluruh rakyat Cape Verde,” ujar kapten Dailon Livramento dilansir dari Voetbalzone
Tim Cape Verde banyak diperkuat pemain kelahiran Belanda, termasuk Jamiro Monteiro (PEC Zwolle), Garry Rodrigues, Sidny Cabral, Deroy Duarte, dan Laros Duarte.
Monteiro bahkan hampir menggandakan skor di babak kedua setelah tendangannya membentur mistar.
Willy Semedo menambah keunggulan lewat gol jarak dekat sebelum pemain senior Stopira memastikan pesta lewat gol ketiga di menit-menit akhir.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Kata-kata Patrick Kluivert Bela Diri Tak Bawa Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026
-
Bukan Salah Florian Wirtz Jika Rekannya di Liverpool Tak Bisa Cetak Gol
-
Akhir Era Patrick Kluivert? 5 Pelatih Kelas Dunia Siap Guncang Kursi Panas Timnas Indonesia
-
Mengapa Timnas Indonesia Layak Protes Wasit Ma Ning Setelah Gagal Lolos Piala Dunia?
-
Kisi-kisi Kondisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA Setelah Terjungkal dari Irak
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
9 Bintang Timnas Indonesia Kirim Pesan Sambutan Hangat untuk John Herdman
-
Wonderkid MU Shea Lacey Disebut 'The Next' Phil Foden Meski Jadi Biang Keladi Tersingkir di Piala FA
-
Soal Skuad Piala AFF 2026, John Herdman Singgung Striker Juventus yang Bobol Gawang Emil Audero
-
Penyerang Timnas Indonesia Dirumorkan Segera Hijrah ke Liga Thailand, Siapa Dia?
-
John Herdman Percaya Diri Tatap Piala Asia 2027, Optimis Berbicara Banyak
-
Bursa Transfer Pelatih Real Madrid: Enzo Maresca atau Jurgen Klopp?
-
Baru 20 Tahun, Kadek Arel Resmi Jadi Anggota Exco APPI
-
Lucas Paqueta Ingin Pulang ke Liga Brasil, Rela Gajinya Dipotong
-
Bertahan Dulu di Crystal Palace, Marc Guehi Bimbang Pilih Arsenal atau Liverpool
-
Duit Miliaran Rupiah Raib, Federasi Sepak Bola Tunisia Batal Tunjuk Patrick Kluivert