- Arnold kritik keuntungan tuan rumah Arab Saudi.
- Format kualifikasi dianggap tidak adil bagi Irak.
- AFC diminta perbaiki sistem Kualifikasi 2026.
Hal itu membuat persiapan Irak jauh lebih sempit dibandingkan tuan rumah.
“Aneh sekali tim tuan rumah mendapat enam hari istirahat, sementara tim yang datang dari luar negeri hanya tiga hari,” tegasnya.
Format Kualifikasi yang Berubah Bikin Pelatih Bingung
Arnold menambahkan, sebelum turnamen dimulai, seluruh tim diberi tahu bahwa babak play off akan digelar di tempat netral.
Namun belakangan keputusan berubah dan dua tim peringkat tertinggi justru ditunjuk menjadi tuan rumah masing-masing grup.
Keputusan mendadak itu membuat beberapa pelatih kebingungan dengan perubahan sistem tersebut.
“Kami membahas bagaimana kualifikasi bakal digelar, dan mereka memberi tahu kami kalau play off akan dimainkan di tempat netral,” ujarnya.
“Kemudian, kami mendapati mereka memberi tahu kami bahwa dua tim dengan peringkat tertinggi akan menjadi tuan rumah,” pungkas Arnold.
Kritik Arnold Dapat Dukungan dari Pelatih Lain
Baca Juga: Ada Pemain Keturunan Indonesia di Cape Verde, Ibunya Lahir di Bandung
Pernyataan Graham Arnold rupanya juga sejalan dengan pandangan pelatih Oman, Carlos Queiroz.
Keduanya menilai kondisi ketimpangan waktu istirahat bisa mengganggu keadilan kompetisi antarnegara.
Meski demikian, AFC belum memberikan tanggapan resmi terkait protes tersebut.
Hasil imbang Irak kontra Arab Saudi 0-0 dianggap menunjukkan betapa ketatnya persaingan di tengah situasi yang tidak ideal.
Arnold berharap ke depan, AFC bisa meninjau ulang sistem agar lebih adil bagi semua peserta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Magis Mohamed Salah Sudah Hilang
-
Baru Latih Real Madrid, Alvaro Arbeloa Bikin Malu dan Kecewa Berat
-
Siapa Albacete? Klub Kasta Rendahan Bikin Malu Real Madrid di Copa del Rey
-
Persik Kediri Resmi Lepas Khursidbek Mukhtarov di Bursa Transfer Paruh Musim BRI Super League 2025
-
Semen Padang FC Rekrut 8 Pemain Asing Baru Demi Bangkit di BRI Super League 2026
-
Persib Bandung Juara Paruh Musim, Bojan Hodak Pilih Fokus Target Utama Gelar Juara Akhir
-
Hasil Copa del Rey: Real Madrid Tersingkir Dramatis Usai Kalah Tipis 2-3 dari Klub Albacete
-
Drama VAR Batalkan Gol Scott McTominay Saat Napoli Ditahan Imbang Parma Tanpa Gol di Maradona
-
Klasemen Bundesliga Terbaru: Hoffenheim Masuk Lima Besar Usai Bantai Kevin Diks cs
-
Hasil Liga Jerman: Bayern Muenchen Hajar Koln 3-1 Lewat Aksi Kim Min-jae dan Serge Gnarby