-
PSSI memecat Kluivert usai gagal Piala Dunia 2026.
-
Lima pelatih top termasuk Bojan Hodak dirumorkan.
-
Pelatih baru harus segera diumumkan untuk Garuda.
Suara.com - Shin Tae-yong paling dijagokan untuk mengisi pelatih Timnas Indonesia yang baru. Namun begitu dia punya saingan.
Badai restrukturisasi melanda kubu PSSI menyusul hasil pahit kegagalan Timnas Indonesia melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.
Konsekuensi langsung dari hasil mengecewakan tersebut adalah diakhirinya kontrak Patrick Kluivert sebagai juru taktik utama Garuda.
Kursi panas kepelatihan Tim Nasional kini resmi kosong, memicu spekulasi liar di kalangan penggemar dan media.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memilih bungkam seribu bahasa dan belum memberikan pernyataan resmi terkait suksesor Kluivert.
Meskipun Thohir irit bicara, beragam nama besar dari kancah sepak bola global mulai bermunculan sebagai kandidat potensial.
Salah satu nama yang sempat membuat heboh adalah Louis van Gaal, seorang pelatih dengan reputasi dan pengalaman yang tak perlu diragukan.
Rekam jejak Van Gaal mencakup klub raksasa seperti Ajax, Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester United, serta Timnas Belanda.
Namun, kabar kedatangan pelatih veteran ini ke Jakarta harus segera dibantah sebagai rumor belaka.
Baca Juga: Tak Perlu Gengsi, PSSI Justru Bisa Untung Jika Rekrut Kembali STY ke Timnas Indonesia
Van Gaal dipastikan tidak akan menukangi Timnas Indonesia karena terikat janji untuk melatih dalam sebuah acara amal di negaranya, Belanda.
Bursa transfer pelatih semakin memanas dengan munculnya kandidat yang memiliki pemahaman mendalam tentang lanskap sepak bola Asia.
Pelatih asal Jepang, Akira Nishino, berada di posisi terdepan sebagai nama yang paling santer diperbincangkan publik.
Statusnya saat ini yang sedang tidak terikat kontrak menjadi salah satu poin utama yang mempermudah negosiasi PSSI.
Nishino memiliki modal penting berupa pengalamannya menangani Timnas Thailand antara tahun 2019 hingga 2021.
Pengalaman di Bangkok tersebut dinilai krusial karena ia sudah memahami karakter dan gaya bermain di kawasan Asia Tenggara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Jelang Persib vs PSBS Biak, Apa Itu?
-
Rekor Solomon vs Tim ASEAN, Timnas Indonesia Berpotensi Pesta Gol?
-
Sempat Didekati MU, Emiliano Martinez Kini Masuk Radar Inter Milan
-
Inter Milan Dipermalukan Arsenal, Kepemimpinan Wasit Joao Pinheiro Tuai Pujian
-
Cetak Brace ke Gawang AS Monaco, Mbappe Kini Sejajar dengan Cristiano Ronaldo
-
Federico Barba Dipastikan Bertahan di Persib Bandung
-
Gagal Bersinar di Arsenal, Cerita Brooklyn yang Terbebani dengan Label Anak David Beckham
-
Gareth Bale Bongkar Alasan Xabi Alonso Gagal di Real Madrid: Bukan Soal Taktik, tapi...
-
Bikin Arsenal Sejago Sekarang, Mikel Arteta Dapat Ilmu Taktik dari Mana?
-
Cetak Sejarah 140 Tahun, Arsenal Memang Favorit Juara Liga Champions Musim Ini