- Kalah jumlah pemain, tidak banyak yang bisa dilakukan Persebaya selain bertahan dan laga berjalan satu arah pada babak kedua.
- Hanya saja, momen ini tidak mampu dimanfaatkan oleh kubu PSBS Biak.
- Mereka justru melakukan kesalahan saat Nurhidayat Haris menerima kartu kuning kedua pada menit ke-77 dan harus bermain dengan 10 orang.
Suara.com - Berikut ini hasil laga PSBS Biak melawan Persebaya.
Kedua tim menjalani laga penuh drama yang berakhir imbang tanpa gol dalam lanjutan pekan ke-10 Indonesia Super League, Jumat (24/10/2025) sore WIB.
Melansir ANTARA, Wasit mengeluarkan tiga kartu merah pada duel yang dimainkan di Stadion Maguwoharjo tersebut.
PSBS Biak tampil menekan lewat Yano Putra dan Mohcine Hassan. Bahkan, pada menit ke-26, tim berjuluk Badai Pasifik itu mendapat peluang emas dari Ruyery Blanco yang sepakan kerasnya masih melebar.
Malapetaka awal bagi Persebaya datang pada menit 32. Leo Lelis harus keluar lapangan usai menerima kartu merah.
Merespon hal itu, pelatih Eduardo Perez memainkan Mikael Tata dan menarik keluar Tony Firmansyah.
Namun, Tata justru memberi momen buruk lain bagi Persebaya. Pemain Timnas Indonesia U-23 itu menerima kartu kuning pada menit ke-39 dan 45. Tata juga harus keluar lapangan. Persebaya bermain dengan sembilan orang.
Kalah jumlah pemain, tidak banyak yang bisa dilakukan Persebaya selain bertahan dan laga berjalan satu arah pada babak kedua.
Hanya saja, momen ini tidak mampu dimanfaatkan oleh kubu PSBS Biak. Mereka justru melakukan kesalahan saat Nurhidayat Haris menerima kartu kuning kedua pada menit ke-77 dan harus bermain dengan 10 orang.
Baca Juga: PSM Makassar Segera Umumkan Pelatih Baru, Punya Pengalaman di Asia hingga Eropa
Ernando Ari menunjukkan kelasnya bagi Persebaya. Dia menggagalkan peluang dari Arjuna Agung, Hassan Nader, hingga Kevin Lopez.
Gawang kiper Timnas Indonesia itu tidak kebobolan hingga menit ke-85, bahkan hingga laga berakhir.
Hasil ini membuat PSBS berada di posisi ke-16 klasemen BRI Super League dengan enam poin. Sementara, Persebaya berada di peringkat ke-9 dengan 11 poin, demikian yang dilansir laman resmi Liga Indonesia.
Persebaya terhindar dari kekalahan beruntun setelah sebelumnya kalah 1-3 dari Persija Jakarta.
Susunan Pemain
PSBS Biak (4-3-1-2); Kadu Monteiro; Pablo Andrade, Nurhidayat Haris, Sandro Embalo, Arjua Agung; Yano Putra, Eduardo Barbosa, Nelson Alom; Luquinhas; Hassan Nader, Ruyery Balnco.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Diancam Trump untuk Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Lawan Balik: Lo Siape?
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati
-
Tandang ke Markas Borneo FC, Ini Pesan Umuh Muchtar untuk Pemain Persib Bandung
-
Dean Zandbergen Disebut Cocok Temani Ole Romeny di Timnas Indonesia, Naturalisasi Here We Go?
-
Tak Hanya Paes dan Audero, Ini 3 Kiper Lokal yang Siap Gebrak Skuad Garuda Era John Herdman
-
Ekspresi Shock Pep Guardiola Lihat Gawang Donnarumma Dibobol Tiga Kali oleh Valverde
-
Makna Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut Jadi Simbol Kepercayaan
-
Kegilaan Sandy Walsh, Sukses Catatkan Back to Back Level Asia di Tingkat Klub
-
Filosofi Jersey Baru Timnas Indonesia: Tonjolkan Sentuhan Klasik dan Budaya Nusantara