-
Gol kemenangan Talbi di menit akhir memastikan kekalahan dramatis 1-2 Chelsea dari Sunderland.
-
Kekalahan ini membuat The Blues melorot ke peringkat 7, sementara Sunderland naik ke posisi kedua.
-
Meskipun unggul cepat oleh Garnacho, Chelsea gagal mempertahankan dominasi di Stamford Bridge.
Suara.com - Malam yang seharusnya menjadi perayaan di Stamford Bridge justru berakhir pilu bagi Chelsea setelah takluk 1-2 dari Sunderland pada lanjutan Liga Inggris pekan kesembilan.
Skuad asuhan The Blues, yang sebelumnya berada di atas angin dengan dua kemenangan beruntun, dipaksa menelan kekalahan mengejutkan di depan pendukung sendiri.
Hasil minor pada Sabtu (25/10) malam WIB tersebut seketika menghentikan momentum positif yang sempat dibangun Chelsea dalam beberapa laga terakhir.
Ironisnya, kekalahan menyakitkan ini membuat klub London Barat itu harus tergelincir jauh ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 14 poin dari sembilan pertandingan.
Di sisi lain, kemenangan dramatis ini membawa Sunderland melesat secara fantastis menuju posisi runner-up Liga Inggris, mengoleksi 17 poin dan menunjukkan penampilan yang sangat impresif.
Pertandingan dibuka dengan penuh keyakinan tinggi dari tim tuan rumah, mengingat performa meyakinkan mereka saat menaklukkan Liverpool dan Nottingham Forest.
Hanya empat menit laga berjalan, penyerang muda Alejandro Garnacho langsung memecah kebuntuan, mencatatkan gol perdananya dalam pertandingan tersebut.
Aksi cepat ini bermula dari celah yang terbuka lebar di barisan pertahanan tim tamu, yang dimanfaatkan oleh umpan terukur dari Pedro Neto.
Dengan sentuhan dinginnya, Garnacho menuntaskan umpan mendatar tersebut dengan tendangan kaki kiri akurat dari dalam kotak penalti, mengubah skor menjadi 1-0.
Baca Juga: Legenda Michael Ballack: Little Kaiser yang Nyaris jadi Raja Sejati Jerman
Dominasi awal di babak pertama sepenuhnya menjadi milik Chelsea, namun sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol tambahan yang aman.
Memasuki paruh kedua pertandingan, pelatih Chelsea mencoba menyegarkan lini serang dengan melakukan pergantian pemain krusial.
Estevao dimasukkan pada menit ke-58 untuk menggantikan pencetak gol pembuka, Alejandro Garnacho, guna menambah daya gedor.
Pemain pengganti tersebut langsung memberikan ancaman nyata tak lama setelah masuk, melepaskan sepakan keras dari sisi kanan meski bola masih melebar tipis dari sasaran.
Meskipun menguasai total penguasaan bola, Chelsea justru gagal menemukan cara efektif untuk menjebol kembali gawang yang dijaga Robin Roefs.
Beberapa kali gelandang seperti Enzo Fernandez dan Estevao berusaha keras menguji ketangguhan pertahanan Sunderland, namun skor 1-0 terus bertahan hingga mendekati akhir laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
John Herdman Cetak Rekor Sama Seperti Shin Tae-yong Usai Gebuk Oman dan Mozambik
-
Kata-kata Ole Romeny Cetak Gol Tunggal Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik
-
Pelatih Vietnam Mata-matai Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, John Herdman Singgung Pemain Eropa
-
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija, Erick Thohir: Makin Banyak Pelatih Bagus di Liga Indonesia
-
Menang Tipis dari Mozambik, John Herdman Soroti Lemahnya Penyelesaian Akhir Timnas Indonesia
-
Pelatih Mozambik: Saya Yakin Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Susah Payah Raih Kemenangan
-
Timnas Indonesia Ungguli Mozambik di Babak Pertama, Ole Romeny Cetak Gol Indah
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini