-
PSSI cari pelatih berjiwa nasionalis dengan visi lolos Piala Dunia 2030.
-
Kecocokan visi dan identitas Indonesia lebih penting dari formasi taktik.
-
Pelatih wajib sukses di Piala Asia 2027 sebelum target Piala Dunia.
Hal yang menarik, pendekatan taktik atau formasi permainan tim seperti tiga atau empat bek, bukanlah elemen utama yang dipertimbangkan dalam evaluasi.
Gaya permainan pelatih bisa beragam, asalkan sang arsitek lapangan hijau memiliki kapasitas untuk mengidentifikasi dan memaksimalkan potensi terbaik dari pemain Indonesia.
Faktor detail teknis memang harus sejalan, namun hal tersebut diletakkan di bawah kebutuhan untuk menemukan pelatih yang memahami identitas nasional.
“Soal detail-detail teknik, tentu harus sejalan. Yang terpenting buat kami adalah mencari profil yang selaras dengan visi dan identitas kami (Indonesia),” jelasnya.
Zwiers menambahkan, aspek krusial bagi pelatih baru adalah kemampuannya menancapkan pemahaman mendalam tentang karakter fundamental sepak bola Indonesia.
Pelatih juga wajib membangun jembatan emosional dan kedekatan yang kuat dengan basis pendukung Timnas di seluruh penjuru negeri.
Fokus utama adalah pengenalan kualitas individual setiap pemain sebelum menentukan skema permainan.
"Kemudian harus bisa terkoneksi dengan identitas Indonesia, dengan fans. Formasi adalah hal kedua. Yang terpenting adalah mereka harus bisa mengenali kualitas pemain," tutupnya.
Baca Juga: Media Vietnam Sindir PSSI Langsung Fokus Timnas Indonesia U-22 usai Senior Gagal ke Piala Dunia 2026
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan
-
Jadi Pemain Terbaik Lawan Fiorentina, Jay Idzes Sukses Tularkan Kepercayaan Diri ke Skuad Sassuolo
-
Oxford United Degradasi, Media Luar Sebut Piala Presiden 2025 Jadi Salah Satu Penyebab
-
Saddil Ramdani Akhirnya Dipanggil ke Timnas Indonesia, Intip Statistiknya
-
Strategi Unik Pep Guardiola Jelang Final Piala FA: Skuad Man City Malah Disuruh Liburan!
-
Maarten Paes Disebut Sebagai Penyelamat Kemenangan Ajax Amsterdam Lawan NAC Breda
-
Bintang Baru Bermunculan di Jakarta Home Run League 2026
-
Persija Jakarta Asah Ketajaman Lini Depan Demi Amankan Poin Penuh atas Persis Solo
-
Geger Aksi Aktivis HAM Eropa Kibarkan Bendera Iran di Laga AC Milan vs Juventus
-
Tottenham Dihantam Badai Cedera, Kondisi Xavi Simons Mengkhawatirkan?