- Liverpool tengah berada dalam masa krisis setelah empat kekalahan beruntun di Premier League
- Investasi besar Liverpool belum membuahkan hasil sesuai harapan
- Jamie Carragher dan Arne Slot sama-sama menyoroti hilangnya karakter dan intensitas permainan Liverpool
Suara.com - Legenda Liverpool, Jamie Carragher, memperingatkan bahwa mantan klubnya kini benar-benar berada dalam masa krisis setelah menelan empat kekalahan beruntun di Premier League di bawah asuhan pelatih baru, Arne Slot.
The Reds yang baru saja meraih gelar juara liga lima bulan lalu kini tampil berantakan.
Kekalahan 2-3 dari Brentford pada Sabtu (25/10/2025) menambah daftar kekalahan sebelumnya dari Chelsea, Manchester United, dan Crystal Palace.
Hasil buruk ini membuat Liverpool tercecer lima poin di belakang pemuncak klasemen sementara, Arsenal, sekaligus menyamai jumlah kekalahan mereka sepanjang musim lalu.
Carragher tak ragu menyebut kondisi Liverpool saat ini sebagai periode krisis, dan menilai tim asuhan Slot kehilangan kekuatan fisik serta karakter juara yang dulu menjadi ciri khas era Jürgen Klopp.
“Saya tidak melihat cukup fisikalitas dalam tim ini,” ujar Carragher di Sky Sports.
“Bagi tim papan bawah, kalah empat kali beruntun saja sudah bencana. Tapi jika itu terjadi pada juara bertahan dengan investasi besar di musim panas, ini jelas krisis.”
Musim panas lalu, Liverpool menghabiskan sekitar £446 juta (sekitar Rp9 triliun) untuk memperkuat skuad, termasuk mendatangkan Florian Wirtz dan Alexander Isak.
Namun, hingga kini investasi besar tersebut belum membuahkan hasil nyata.
Baca Juga: Mirip Pratama Arhan, Arne Slot Soroti Lemparan Maut Brentford yang Bikin Liverpool Terjungkal
Dalam empat laga terakhir, gawang mereka sudah kebobolan sembilan kali, sementara lini depan tampak kehilangan tajinya.
Di laga melawan Brentford, gol-gol dari Dango Ouattara, Kevin Schade, dan Igor Thiago membuat Liverpool tak berdaya, meski sempat memperkecil skor lewat Milos Kerkez dan Mohamed Salah di akhir laga.
Pelatih Arne Slot mengakui timnya tak punya jawaban atas gaya permainan fisik dan direct yang digunakan lawan-lawan mereka dalam sebulan terakhir.
Ia menyebut performa di laga ini sebagai penampilan terburuk sepanjang masa kepelatihannya di Liverpool.
“Kami tidak bisa mengatasi gaya bermain seperti itu. Lawan sudah tahu cara terbaik menghadapi kami,” ujar Slot seusai pertandingan.
“Saya berharap setelah menang di tengah pekan, kami bisa tampil lebih baik. Tapi ini jauh dari standar yang biasa kami tunjukkan.”
Berita Terkait
-
Mirip Pratama Arhan, Arne Slot Soroti Lemparan Maut Brentford yang Bikin Liverpool Terjungkal
-
Resmi! Liverpool Catat Empat Kekalahan Beruntun
-
Taktik MU Disindir Arne Slot, Ruben Amorim Murka: Gak Usah Sok Nilai Tim Lain
-
Superkomputer Prediksi Arsenal Juara Liga Champions 2025, Siapa Lawan di Final?
-
Virgil van Dijk Ungkap Pertemuan Rahasia Usai Liverpool Dihancurkan MU
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terkini
-
Pelatih Bali United Keluhkan Minimnya Persiapan Jelang Lawan Persis Solo
-
Bek Asing Persis Solo Bertekad Kalahkan Bali United Demi Keluar dari Zona Merah
-
Nilai Pasar Meroket, Justin Hubner Resmi Masuk Jajaran Pemain Termahal Timnas Indonesia
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Darah Muda Skuad Garuda: Rata-rata Usia Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Cuma 25 Tahun!
-
Dewa United di Ujung Tanduk! Jan Olde Riekerink Berharap Faktor X Bikin Manila Digger Tersungkur
-
Hattrick Lawan Manchester City, Federico Valverde Sebut sebagai Pertandingan Terbaik
-
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Eks Pejabat FIFA Beberkan Aturan Mengejutkan Soal Tim Pengganti
-
Jelang Gabung Timnas Indonesia, Nadeo Bakal Buktikan Mental Juara di Borneo FC vs Persib Bandung
-
Pernyataan Resmi Excelsior: Musim Miliano Jonathans Berakhir Lebih Cepat Akibat Cedera ACL