- Dewa United menjamu Manila Digger FC pada leg kedua perempat final AFC Challenge League di Tangerang, Kamis (12/3/2026).
- Dewa United tertinggal agregat 1-0 dan harus membalikkan keadaan untuk lolos ke babak semifinal kompetisi tersebut.
- Pelatih Jan Olde Riekerink menyatakan tim siap, menyadari tanggung jawab mewakili klub dan Indonesia di ajang Asia.
Suara.com - Dewa United bersiap menghadapi laga krusial saat menjamu klub asal Filipina, Manila Digger FC, pada leg kedua perempat final AFC Challenge League. Jelang laga tersebut, Dewa United punya modal berharga.
Pertandingan kedua kesebelasan tersebut akan digelar di Stadion Sport Center Kelapa Dua, Tangerang, Kamis (12/3/2026) malam.
Pertandingan ini menjadi penentu langkah Banten Warriors di kompetisi antarklub Asia tersebut. Pasalnya, Dewa United saat ini berada dalam posisi tertinggal agregat 1-0 setelah hasil leg pertama.
Situasi ini membuat Ricky Kambuaya dan rekan-rekan harus mampu membalikkan keadaan di hadapan pendukung sendiri demi mengamankan tiket ke babak semifinal.
Bermain di kandang sendiri tentu menjadi modal penting bagi Dewa United untuk tampil lebih agresif dan percaya diri.
Dukungan suporter di Stadion Sport Center Kelapa Dua diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi skuat asuhan Jan Olde Riekerink dalam mengejar kemenangan.
Menjelang pertandingan penting tersebut, pelatih kepala Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyampaikan kesiapan tim dalam sesi Pre-Match Press Conference yang digelar di Ruang Konferensi Pers Stadion Sport Center Kelapa Dua, Tangerang, Rabu (11/3/2026) sore.
Menurut pelatih asal Belanda itu, seluruh rangkaian persiapan tim berjalan dengan baik.
Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan Dewa United hingga mencapai fase ini merupakan hasil dari kerja keras yang telah dibangun sejak lama.
Baca Juga: Bawa-bawa Liverpool, Pelatih Dewa United Yakin Comeback atas Manila Digger
“Persiapan kami berjalan dengan baik. Kami tidak boleh melupakan bahwa kehadiran kami di sini merupakan buah dari pencapaian 10 bulan lalu, ketika kami berhasil finis di posisi kedua dalam kompetisi berdasarkan peringkat,” katanya kepada awal media.
Ia kemudian menegaskan bahwa pertandingan ini memiliki makna penting bagi perjalanan klub yang masih tergolong baru dalam peta persaingan sepak bola Indonesia.
Karena itu, ia ingin para pemain menyadari tanggung jawab besar yang mereka emban saat mengenakan lambang klub di dada.
“Dalam pertandingan ini, kami harus menyadari bahwa kami mewakili Dewa United. Ini bisa menjadi jalan bagi kami untuk meraih prestasi sebagai sebuah klub baru,” jelasnya.
Selain membawa nama klub, pelatih bernama lengkap Johannes Hendrikus Olde Riekerink ini juga menekankan bahwa Dewa United turut memikul tanggung jawab sebagai wakil Indonesia di kompetisi Asia.
Setiap poin yang diraih dinilai memiliki arti penting bagi sepak bola nasional di pentas internasional.
Berita Terkait
-
Bawa-bawa Liverpool, Pelatih Dewa United Yakin Comeback atas Manila Digger
-
Banyak Persija Jakarta dan Dewa United, 24 Pemain Lokal Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Persija Kebingungan Cari Kandang saat Jamu Dewa United: JIS Tak Ideal, Kondisi Patriot Tanda Tanya
-
Jan Olde Riekerink Sesali Kelengahan Lini Belakang Dewa United Usai Ditumbangkan Tipis Manila Digger
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan