-
Kemenangan Arsenal 1-0 atas Palace disebut Arteta paling penting musim ini.
-
Arsenal kukuh di puncak klasemen dengan 22 poin dan catatan lima clean sheet beruntun.
-
Mosquera dan Hincapie, pengganti Saliba, mendapat pujian karena tampil sangat solid.
Suara.com - Keriuhan di Stadion Emirates meledak setelah wasit meniup peluit panjang, menandai kemenangan krusial Arsenal dengan skor tipis 1–0 atas Crystal Palace.
Tiga poin berharga ini memperpanjang rangkaian keunggulan The Gunners menjadi tujuh kemenangan beruntun di kancah domestik.
Pencapaian fantastis ini secara signifikan memperlebar jurang pemisah di puncak klasemen Liga Inggris dari para pesaing terdekat mereka.
Mikel Arteta, sang pelatih, merasakan euforia yang sama setelah timnya menunjukkan karakter juara yang sesungguhnya.
Kemenangan yang tampak sederhana ini ternyata menyimpan makna strategis yang jauh lebih besar bagi perjalanan Arsenal musim ini.
Dalam konferensi pers pasca laga, Arteta mengungkapkan kebahagiaannya atas performa dan hasil yang diraih anak asuhnya.
“Saya sangat senang dengan kemenangan ini,” ujar Arteta dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih asal Spanyol tersebut tidak ragu untuk memberikan apresiasi tertinggi atas perjuangan keras yang telah ditunjukkan oleh skuadnya di lapangan.
“Saya baru saja mengatakan kepada para pemain bahwa ini mungkin kemenangan terbesar yang kami raih musim ini. Rasanya seperti langkah maju yang sangat penting bagi kami,” lanjutnya.
Baca Juga: Legenda Dennis Bergkamp: The Non-Flying Dutchman yang Ubah Wajah Arsenal
Pernyataan bombastis tersebut menunjukkan betapa krusialnya hasil ini dalam memperkokoh mentalitas dan posisi tim di liga.
Kematangan tim terlihat jelas karena Arsenal berhasil menaklukkan lawan-lawan yang sebelumnya menjadi batu sandungan utama.
Tiga tim yang sukses membuat The Gunners kehilangan poin penting musim lalu kini semuanya telah berhasil dikalahkan.
Newcastle, West Ham, dan Fulham adalah deretan klub yang berhasil ditaklukkan Arsenal sebelum menghadapi tantangan dari Palace.
Palace sendiri dikenal memiliki lini pertahanan yang terorganisir dan sangat sulit untuk ditembus sepanjang pertandingan.
Para pemain menunjukkan kesabaran ekstra dan tidak mudah frustrasi meskipun gempuran mereka berulang kali dimentahkan lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Bukayo Saka Terancam Absen saat Inggris Hadapi Kosta Rika, Kondisinya Masih Dipantau
-
Fasilitas Jadi Sorotan, Jepang Pindahkan Persiapan Piala Dunia 2026 ke Nashville
-
Juventus Masih Negosiasi dengan Aston Villa untuk Datangkan Emiliano Martinez
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
-
Legenda Real Madrid Pepe Gabung Staf Kepelatihan Jose Mourinho
-
Media Belanda Takjub dengan Performa Apik Ole Romeny di Timnas Indonesia
-
Bayern Munich Tertarik Rekrut Marcus Rashford, tapi Gaji Jadi Kendala Utama
-
Barcelona Batal Permanenkan Marcus Rashford
-
Manchester United Resmi Lepas Jadon Sancho, Casemiro, dan Tyrell Malacia
-
2 Pemain Timnas Indonesia yang Tak Diberi Kesempatan John Herdman di FIFA Matchday Juni