-
Mantan penerjemah STY, Jeje, minta maaf soal kesalahan data Eliano Reijnders.
-
Jeje salah sebut Eliano masuk saat tim unggul, padahal skor imbang 1-1.
-
Keputusan memasukkan Eliano murni tanggung jawab pelatih Shin Tae-yong.
Suara.com - Jeong Seok-seo, sosok yang pernah mendampingi pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), sebagai penerjemah, baru-baru ini menyampaikan klarifikasi resmi terkait pernyataan yang memicu kehebohan di media sosial.
Pria yang akrab disapa Jeje ini menjadi pusat perhatian setelah komentarnya mengenai pemain Eliano Reijnders dalam sebuah sesi podcast "Bicara Bola" menimbulkan perdebatan sengit di kalangan warganet.
Polemik tersebut membuat Jeje merasa perlu menyampaikan permohonan maaf secara terbuka untuk meluruskan informasi yang terlanjur menyebar dan menjadi viral.
Inti masalah terletak pada penyinggungan Jeje terhadap keputusan Shin Tae-yong memasukkan Eliano Reijnders saat laga tandang melawan Bahrain pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jeje sempat mengutarakan bahwa ada rasa penyesalan yang mendalam pada diri STY menyusul masuknya Eliano pada momen krusial tersebut.
Ia menjelaskan runutan kejadian yang salah di mana ia menyebut tim sedang unggul, kemudian Eliano masuk, dan lantas kebobolan sehingga skor berakhir imbang.
"Jadi sebenarnya pas lawan Bahrain kita 2-2 di sana away," kata Jeje.
"Itu 2-1 lagi menang, Eliano masuk dan kemasukan gol," jelasnya.
"Jadi seri selesai. Coach Shin ada sedikit menyesal di situ waktu itu," pungkasnya.
Baca Juga: Viral Salahkan Eliano Reijnders, Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong Beri Klarifikasi
Faktanya, data pertandingan menunjukkan kondisi tim saat itu berada dalam skor imbang 1-1 ketika Eliano Reijnders diturunkan oleh juru taktik asal Korea Selatan tersebut, bukan saat tim sedang unggul seperti yang diklaim Jeje.
Kesalahan penyebutan momen inilah yang kemudian menjadi pangkal masalah dan memicu reaksi keras di ruang publik dunia maya.
Menanggapi kesalahan data yang disampaikannya, Jeong Seok-seo segera mengambil langkah cepat dengan mengunggah permohonan maaf melalui akun Instagram pribadinya pada tanggal 26 Oktober.
Jeje menyadari bahwa informasi yang disampaikannya tidak sepenuhnya akurat dan perlu diluruskan secepatnya demi menjaga kebenaran data.
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan saya saat berbicara di podcast Bicara Bola," ujar Jeje di Instagram miliknya.
"Saat itu saya bicara Eliano masuk ketika tim sedang unggul. Padahal seharusnya saya mengatakan saat posisi masih imbang," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian