- PSSI tidak akan menunjuk pelatih interim untuk Timnas Indonesia saat ini
- Fokus sementara PSSI adalah program Timnas U-23 untuk SEA Games 2025.
- PSSI menyiapkan rencana jangka menengah dan panjang untuk meningkatkan prestasi tim
Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan tidak akan menunjuk pelatih interim untuk menangani Timnas Indonesia setelah berakhirnya kerja sama dengan Patrick Kluivert.
Ia menilai keputusan memilih pelatih baru harus dilakukan secara matang dan tidak terburu-buru demi hasil terbaik ke depannya.
Menurut Erick Thohir, saat ini PSSI lebih memilih fokus pada program Timnas Indonesia U-23 yang akan tampil di SEA Games 2025.
Ia memastikan jeda FIFA Matchday November 2025 tidak akan digunakan untuk laga uji coba tim senior, melainkan dialihkan sebagai bagian dari persiapan skuad muda Garuda di bawah asuhan Indra Sjafri ke SEA Games.
"Saya rasa kita tidak terburu-buru menunjuk kepelatihan," kata Erick Thohir beberapa waktu lalu.
"Tadi saya sampaikan, bahwa kita memprioritaskan kan FIFA Matchday ini untuk U-23," jelasnya.
Lelaki yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga itu menambahkan bahwa PSSI tengah menyiapkan rencana jangka menengah demi memperbaiki peringkat FIFA Timnas Indonesia.
Target utamanya adalah membawa Garuda menembus posisi 100 besar dunia.
"Kita memang ada target ranking 100. Kita susun Maret seperti apa, Juni seperti apa, dan seterusnya," ia menambahkan.
Baca Juga: 4 Pemain Keturunan Masuk Skuad Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025
"Kita harus susun rencana untuk menuju ranking 100, bisa tidak dengan pertandingan besar itu," lanjutnya.
Selain soal peringkat, Erick juga menekankan pentingnya visi jangka panjang di level Asia.
Ia berharap pelatih baru nanti memiliki karakter dan kemampuan membawa Timnas Indonesia tampil kompetitif di Piala Asia 2027, dengan target lolos ke babak 16 besar.
"Soal kriterianya, kita ada target-target untuk AFC 2027, bisa tidak masuk 16 besar," ucapnya.
"Lalu bisa tidak dengan itu kita membuka lagi target lolos Piala Dunia. Nah, karakter pelatihnya ini yang kita cari," tutup Erick.
Berita Terkait
-
4 Pemain Keturunan Masuk Skuad Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025
-
Apa Itu FIFA ASEAN Cup? Turnamen Baru Peluang Timnas Indonesia Jadi Raja Asia Tenggara
-
Piala ASEAN FIFA Diluncurkan, Timnas Indonesia Bisa Mentas dengan Kekuatan Penuh
-
Selamat Datang Elkan Baggott! Mungkinkah Dipanggil Indra Sjafri ke SEA Games 2025?
-
Faktor X Jadi Fokus Utama Skuat Indonesia Jelang Piala Dunia U-17 2025
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Calvin Verdonk dan Lille Jaga Asa ke Liga Champions usai Hajar Paris FC
-
Statistik Gemilang Maarten Paes saat Ajax Bungkam NAC Breda
-
Kabar Buruk dari Ole Romeny, Terjeblos ke Divisi 3 Liga Inggris!
-
Update Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Verdonk Cadangan, Tim Jay Idzes Imbang
-
Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Bojan Hodak Bicara Mental Juara
-
Kabar Buruk untuk Timnas Belanda, Xavi Simons Resmi Absen di Piala Dunia 2026
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri
-
Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino
-
Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0