-
Hamka Hamzah dan Supriyono Prima menilai Park Hang-seo lebih cocok melatih Timnas Indonesia dibanding Shin Tae-yong.
-
Keduanya menyoroti etos kerja dan pengalaman sukses Park Hang-seo membangun sistem pembinaan muda di Vietnam.
-
PSSI menegaskan tidak akan terburu-buru menentukan pelatih baru untuk Timnas Indonesia.
Suara.com - Di saat mayoritas publik menginginkan Shin Tae-yong kembali ke kursi kepelatihan Timnas Indonesia, dua legenda skuad Garuda justru menyuarakan pandangan yang berbeda.
Hamka Hamzah dan Supriyono Prima secara kompak menjagokan rival bebuyutan STY, Park Hang-seo sebagai sosok yang paling ideal.
Menurut Hamka Hamzah, menunjuk kembali STY justru memiliki risiko tersendiri. Jika sang pelatih kembali gagal, hal itu akan sangat disayangkan.
Oleh karena itu, ia melihat Park Hang-seo sebagai alternatif terbaik yang memiliki tipikal kepelatihan yang mirip.
“Park Hang-seo (saat ditanya siapa pelatih yang cocok melatih Timnas Indonesia). Kalau untuk kembalikan coach Shin Tae-yong kita harus berpikir bahwa kasian jika dia gagal," kata Hamka Hamzah dikutip dari Youtube JMTV.
"Tipikal Park Hang-seo ini hampir sama dengan Shin Tae-yong. Tapi, Park belum pernah melatih Indonesia meski sempat digembar-gemborkan untuk menggantikan Shin Tae-yong,” kata Hamka Hamzah di kanal YouTube JMTV.
Dukungan serupa juga datang dari Supriyono Prima. Ia secara spesifik menyoroti etos kerja dan kemampuan Park Hang-seo dalam membangun sistem pembinaan usia muda sebagai nilai plus utama.
“Etos kerja, pembangunan Youth Development lebih bersinergi untuk timnas lebih kokoh,” ujar Supriyono Prima.
Rekomendasi dari dua legenda ini memang sangat beralasan. Rekam jejak Park Hang-seo bersama Vietnam selama lebih dari lima tahun sangatlah fenomenal.
Baca Juga: 4 Pemain Keturunan Masuk Skuad Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025
Ia tidak hanya sukses di level senior dengan membawa tim lolos ke perempat final Piala Asia 2019 dan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022, tetapi juga merajai level kelompok umur dengan raihan final Piala Asia U-23 2018 dan dua medali emas SEA Games beruntun.
Namun, merealisasikan keinginan ini tampaknya akan sangat sulit. Park Hang-seo diketahui memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan Vietnam dan kini tengah fokus membangun akademi sepak bolanya di sana.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terburu-buru dalam mengambil keputusan.
“Saya rasa kita (PSSI) enggak terburu-buru menunjuk kepelatihan. Kita memang ada ranking 100 target, nanti kita bedah. Maret tahun depan kita mesti apa, Juni mesti apa, September-Oktober-November kalau tidak salah FIFA Matchday-nya nempel,” kata Erick Thohir.
Berita Terkait
-
2 Target Berat Pelatih Baru Timnas Indonesia, Cuma Punya Persiapan Kurang dari Dua Tahun!
-
Kriteria Sosok Pelatih Baru Timnas Indonesia Menurut Beckham Putra
-
Resmi Diluncurkan Gianni Infantino, Bagimana Format Piala ASEAN FIFA?
-
STY Siap Kembali, PSSI: Tak Mudah Cari Pelatih yang Cocok untuk Timnas Indonesia
-
Apa Bisa Diterima? Ternyata Ini Alasan Erick Thohir Ogah Tunjuk Pelatih Interim Timnas Indonesia
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman
-
Bocoran Jersey Ketiga Manchester United untuk Musim Depan Picu Perdebatan Panas Fans
-
Bojan Hodak Akui Layvin Kurzawa Harus Penuhi Satu Syarat Sebelum Jadi Andalan Persib Bandung