- Seperti diketahui, pelatih Timnas Indonesia sebelumnya Patrick Kluivert mengakhiri kerja sama dengan PSSI disaat belum satu tahun menjabat.
- Penyebabnya adalah kegagalan skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
- Sebelum itu, PSSI juga pecat Shin Tae-yong padahal baru memperpanjang kontrak sampai 2027.
Suara.com - Pemain Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha berharap pelatih Timnas Indonesia yang baru nantinya bisa diberi kontrak atau kesempatan panjang saat menukangi tim, jangan gampang dipecat oleh PSSI.
Sebab, untuk meraih prestasi butuh proses tidak gampang.
Seperti diketahui, pelatih Timnas Indonesia sebelumnya Patrick Kluivert mengakhiri kerja sama dengan PSSI disaat belum satu tahun menjabat.
Penyebabnya adalah kegagalan skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Sebelum itu, PSSI juga pecat Shin Tae-yong padahal baru memperpanjang kontrak sampai 2027.
Ketika itu, lelaki asal Korea Selatan itu didepak dengan alasan dinamika kepemimpinan dan komunikasi.
Padahal, Timnas Indonesia saat itu masih dalam on the track melangkah ke Piala Dunia 2026. Namun, PSSI berpikir lain memilih merekrut Kluivert yang dianggap lebih baik, tetapi gagal total.
Beckham berharap pelatih baru nanti bisa diganjar kontrak jangka panjang. Ini supaya sang juru formasi punya waktu lebih buat membangun tim.
“Iya lebih bagus kalau lebih lama. Karena kita butuh waktu, bukan instan karena semua butuh proses,” kata Beckham dilansir dari laman Bandung Football, Senin (27/10/2025).
Baca Juga: 2 Target Berat Pelatih Baru Timnas Indonesia, Cuma Punya Persiapan Kurang dari Dua Tahun!
Adapun dalam beberapa laga terakhir Timnas Indonesia, Beckham beberapa kali mendapat kepercayaan dari Kluivert.
Namun, sang pemain gagal menunjukkan performa terbaiknya saat berhadapan dengan Arab Saudi dan Irak di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Alhasil, pemain andalan Persib Bandung dikritik habis-habisan suporter Timnas Indonesia.
Beckham tidak ambil pusing kritikan tersebut. Justru pemain nomor 7 di Persib tersebut menjadikannya sebuah motivasi.
“Saya pikir (kritikan) sudah menjadi hal yang lumrah. Ada yang suka dan tidak suka itu wajar dalam sepakbola," katanya.
"Kita juga nggak bisa kontrol komentar orang. Yang penting kasih yang terbaik,” pungkas Beckham.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Bojan Hodak Bicara Mental Juara
-
Kabar Buruk untuk Timnas Belanda, Xavi Simons Resmi Absen di Piala Dunia 2026
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri
-
Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino
-
Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0
-
Menang Susah Payah Lawan Leeds, Chelsea Tantang Manchester City di Final Piala FA
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara