- Joan Gaspart Kritik Lamine Yamal dan Dani Carvajal Usai El Clasico
- Gaspart Nilai Lamine Yamal Belum Layak Disebut Pemain Terbaik Dunia
- Gaspart mengingatkan bahwa tidak ada pemain yang lebih besar dari klub, termasuk Yamal yang masih berusia 18 tahun.
Suara.com - El Clasico antara Real Madrid dan Barcelona terus memunculkan reaksi dari berbagai pihak.
Kali ini giliran Joan Gaspart, mantan presiden FC Barcelona, yang memberikan komentarnya soal laga panas tersebut.
Dalam wawancara bersama program La Posesion de Sport, Gaspart menyoroti insiden antara Dani Carvajal dan Lamine Yamal, serta kondisi sang bintang muda Blaugrana.
Gaspart tak segan-segan mengkritik bek Real Madrid itu secara terbuka.
“Siapa sebenarnya Carvajal itu? Dia pernah jadi pemain bagus, tapi sekarang sudah habis. Mengapa Lamine harus memintanya maaf kalau ucapannya bahkan bukan untuk dia?” ucap Gaspart dilansir dari Diario AS.
Menurutnya, perdebatan yang terjadi di lapangan tidak perlu dibesar-besarkan karena hanya akan memperkeruh suasana usai pertandingan.
Namun yang paling menarik, Gaspart juga memberikan pandangan jujur soal performa Lamine Yamal yang selama ini digadang-gadang sebagai calon pemain terbaik dunia.
“Lamine bukan pemain terbaik dunia , belum. Tahun lalu juga belum. Dia bisa jadi yang terbaik, tapi belum saat ini,” tegas Gaspart.
Pria berusia 80 tahun itu juga menyarankan agar Yamal menepi sementara jika memang belum pulih sepenuhnya dari cedera pubalgia yang mengganggunya dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga: Real Madrid Manjakan Vinicius Jr! Tak Kasih Hukuman Meski Bentak Xabi Alonso
“Kalau Lamine belum dalam kondisi 100 persen, lebih baik dia berhenti dulu. Dia harus bermain saat benar-benar fit, bukan memaksakan diri lalu menjadikannya alasan kalau tampil buruk,” tambahnya.
Gaspart juga menekankan bahwa tidak ada pemain yang boleh berada di atas klub, bahkan untuk sosok muda seperti Lamine.
“Kita semua tahu dia punya bakat luar biasa dan dicintai fans, tapi Barcelona tetap di atas segalanya,"
"Lamine harus menyadari hal itu. Meskipun baru 18 tahun, dia digaji setara pemain berpengalaman. Jadi, tanggung jawabnya pun besar,” ujar eks presiden yang memimpin Barça antara 2000–2003 itu.
Menutup komentarnya, Gaspart mengingatkan bahwa peluang Barcelona untuk bersaing di jalur juara masih sangat terbuka.
“Barcelona hanya tertinggal dua poin dari Madrid, bukan lima. Kalau ingin menjuarai La Liga, caranya sederhana, kalahkan mereka di Camp Nou,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Real Madrid Manjakan Vinicius Jr! Tak Kasih Hukuman Meski Bentak Xabi Alonso
-
Dani Carvajal Terkapar, Trent Alexander-Arnold Siap Hadapi Mantan di Anfield
-
Ulah Tak Pantas Vinicius Jr Diduga Disebabkan Rasa Iri kepada Mbappe
-
Bela Performa Lamine Yamal, Staf Pelatih Barcelona: Dia Masih 18 Tahun
-
El Clasico Nyaris Jadi Arena Baku Hantam, Ini Respon Santai Xabi Alonso
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Comeback Epic Persib Bandung Jungkalkan Bhayangkara FC
-
Hong Kong Ikut? FIFA ASEAN Cup 2026 Dibagi Menjadi Dua Divisi
-
Penantian Panjang, Kapan Terakhir Kali AC Milan Datang ke Indonesia?
-
Persija Belum Kibarkan Bendera Putih! Rayhan Hannan: Fokus Sapu Bersih, Gelar Masih Mungkin
-
Timnas Vietnam Naturalisasi Pemain Jelang Piala AFF 2026, Hendro Segera Menyusul
-
Kalah Bersaing dengan Bocah Boyolali di Persija, Ini Reaksi Shayne Pattynama
-
Timnas Indonesia Gagal Lolos, Jay Idzes Justru Nantikan Hal Ini di Piala Dunia 2026
-
Mauricio Pochettino Sedih Melihat Tottenham Hotspur yang Sekarang
-
Degradasi dari Premier League, Burnley Resmi Berpisah dengan Pelatih Scott Parker
-
Resmi! Indonesia Ditunjuk FIFA sebagai Tuan Rumah Divisi 1 ASEAN Cup 2026