- NEC Nijmegen mengincar Mees Hilgers, namun FC Twente menolak melepasnya.
- Hilgers belum menandatangani kontrak baru dan kini dibekukan dari skuad utama.
- Media dan asosiasi pemain Belanda menilai Twente terlalu keras terhadapnya.
Suara.com - Karier Mees Hilgers di Belanda tengah berada di persimpangan jalan. Bek naturalisasi Timnas Indonesia itu belum juga mendapat tempat di skuad utama FC Twente musim ini, sementara klub lamanya, NEC Nijmegen, justru siap menampungnya.
Keinginan NEC untuk memulangkan Hilgers diungkap langsung oleh Direktur Teknik mereka, Carlos Aalbers, dalam wawancara dengan VoetbalTijd.
“Mees Hilgers akan sangat cocok dengan profil kami,” ujar Aalbers, dikutip dari Twente Insite.
Aalbers bahkan telah menghubungi Direktur Teknik FC Twente, Jan Streuer, guna membahas kemungkinan transfer tersebut. Namun, pembicaraan itu tidak berjalan manis.
“Twente jelas tidak ingin melepas Hilgers sebelum dia memperpanjang kontrak,” kata Aalbers.
Menurut Aalbers, Twente sebenarnya sedang berusaha memperpanjang kontrak Hilgers lebih dulu agar nilai jualnya meningkat.
NEC yang berniat merekrutnya hanya dengan status pinjaman tak mampu memenuhi ekspektasi finansial Twente.
“Membeli tidak mungkin, dan Twente tidak mau meminjamkannya,” tegas Aalbers.
Hubungan Membeku, Karier Hilgers Terancam
Baca Juga: Magabut di FC Twente, Mees Hilgers Dilirik Eks Klub Calvin Verdonk
Kontrak Mees Hilgers di FC Twente sejatinya masih berlaku hingga 30 Juni 2026.
Namun, negosiasi perpanjangan kontrak disebut macet karena sang pemain belum memberi respons terhadap tawaran klub.
Kebuntuan itu berdampak langsung pada kariernya. Sejak awal musim Eredivisie 2025/26, Hilgers sama sekali belum dimainkan.
Bahkan, sejak pramusim, hubungan antara pemain berusia 24 tahun itu dengan pihak klub dikabarkan mulai renggang.
Twente disebut khawatir kehilangan Hilgers secara cuma-cuma jika ia menolak memperpanjang kontrak.
Namun keputusan klub untuk “mendiamkan” sang bek justru menuai kritik dari media Belanda dan asosiasi pemain VVCS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Ditahan Imbang Maroko, Ancelotti Bongkar Kelemahan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026