-
Bojan Hodak diusulkan legenda Persib jadi Pelatih Timnas Indonesia pengganti Kluivert.
-
Hodak dinilai berprestasi dan gaya bermainnya cocok dengan karakter pemain Timnas.
-
Patrick Kluivert dan staf pelatih Belanda dipecat PSSI setelah gagal ke Piala Dunia 2026.
Keberhasilan ini menjadi indikator kapabilitasnya dalam meraih trofi di kancah sepak bola Indonesia.
Eks pemain yang dikenal dengan julukan Lord Atep tersebut meyakini bahwa strategi permainan yang diterapkan Hodak sangat cocok dengan komposisi dan karakter pemain di timnas saat ini.
Strategi defense counter yang diusung Hodak dipandang Atep sebagai taktik yang realistis untuk diterapkan.
"Pemain-pemain kita saat ini rasanya cocok dengan gaya permainan seperti itu."
"Kalau menurut saya sah-sah saja selama itu bisa mengangkat tim," sambungnya menegaskan pentingnya hasil positif bagi tim nasional.
Atep juga membandingkan gaya permainan yang potensial ini dengan filosofi sepak bola dari negara maju.
"Penekanannya mungkin lebih ke gaya mainnya, mungkin, bisa sama dengan karakter (pemain timnas)."
"Jerman dengan gegenpressing."
"Mungkin itu cocok dengan pemain-pemain yang dimiliki oleh tim nasional kita," jelas Atep, yang lama membela Persib dari tahun 2008 hingga 2019.
Baca Juga: Penyesalan Bintang Belgia Tak Pilih Timnas Indonesia, Kini Pintu Sudah tertutup
Kekosongan Kursi Pelatih Pasca-Kluivert
Saat ini, kursi pelatih kepala Timnas Indonesia memang sedang kosong pasca kepergian Patrick Kluivert.
Patrick Kluivert harus meninggalkan jabatannya setelah Timnas Indonesia dipastikan gagal melaju ke putaran selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Penghentian kerja sama dengan Kluivert diputuskan bersama oleh PSSI.
Keputusan ini diambil setelah PSSI melakukan evaluasi mendalam.
Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) mempertimbangkan dinamika internal dan hasil minor tim di babak kualifikasi sebagai alasan utama.
Kegagalan ini juga berdampak pada evaluasi menyeluruh terhadap jajaran pelatih di berbagai level tim nasional yang berasal dari Belanda.
Penjelasan Resmi PSSI
PSSI pun menyampaikan pernyataan resmi terkait situasi ini.
Mereka menggarisbawahi bahwa perpisahan dengan Kluivert merupakan hasil kesepakatan yang diambil atas dasar persetujuan bersama.
"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan," demikian keterangan resmi dari PSSI.
Masyarakat menantikan langkah konkret PSSI untuk segera menunjuk pelatih definitif guna mempersiapkan tim menghadapi agenda internasional mendatang.
Diharapkan nama Bojan Hodak dapat menjadi pertimbangan serius PSSI dalam menentukan pilihan terbaik demi kemajuan Skuad Garuda.
Keputusan ini harus diambil dengan cermat untuk memastikan pelatih baru benar-benar mampu memaksimalkan potensi pemain.
Memilih pelatih yang tepat adalah langkah krusial untuk mengembalikan optimisme publik terhadap tim nasional Indonesia.
Hodak terbukti mengerti sepak bola Indonesia, sebuah nilai tambah yang penting.
Sosok pengganti Kluivert diharapkan dapat membawa perubahan positif yang signifikan bagi prestasi timnas di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular