- Persija Jakarta terpaksa berbagi angka usai ditahan imbang 1-1 oleh Dewa United di kandang yang memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka.
- Menanggapi kritik pedas di media sosial, Pelatih Mauricio Souza menegaskan bahwa secara permainan timnya selalu tampil lebih baik dari musuh.
- Sang juru taktik asal Brasil menantang pengamat untuk menunjuk satu pertandingan di mana lawan tampil lebih mendominasi dari skuad Macan Kemayoran.
Suara.com - Pelatih kepala Persija Jakarta yakni Mauricio Souza baru saja melontarkan sebuah tantangan berani kepada para pengamat sepak bola usai timnya gagal meraih poin penuh.
Pernyataan mengejutkan tersebut keluar setelah tim ibu kota ditahan imbang oleh tamunya Dewa United di kompetisi bergengsi BRI Super League.
Pertandingan sengit dengan tensi tinggi ini diselenggarakan secara langsung dari arena megah Jakarta International Stadium pada hari Minggu kemarin.
Juru taktik asal Brasil ini menegaskan bahwa skuad Macan Kemayoran selalu tampil sangat kompetitif terlepas dari hasil minor di beberapa laga terakhir.
Kekecewaan para pendukung setia memang sangat bisa dipahami oleh sang pelatih setelah melihat tim kesayangannya kembali kehilangan poin kandang.
Namun, sang arsitek meyakini performa anak asuhnya di atas lapangan hijau sama sekali tidak pernah kalah dominan dibandingkan pihak lawan manapun.
"Tidak ada satu tim pun yang datang dan lebih baik dari kami. Bahkan hari ini kami lebih baik dari Dewa," kata Mauricio Souza usai pertandingan.
Hasil seri 1-1 kontra skuad tamu ini seolah memperpanjang rekor kurang memuaskan dari tim ibu kota belakangan ini.
Sebelumnya, mereka juga harus puas berbagi angka 2-2 saat menjamu perlawanan Borneo FC pada tanggal 3 Maret lalu.
Baca Juga: Borneo FC vs Persib, Federico Barba Antisipasi Juan Villa dan Mariano Peralta
Arsitek tim tersebut menjelaskan bahwa parameter kesuksesan sebuah laga baginya tidak bisa hanya dilihat dari angka di papan skor akhir.
"Saya tidak menganalisis pertandingan dari hasil. Saya menganalisis dari bagaimana permainan itu berlangsung," jelas Souza.
Deretan kritik tajam yang berseliweran di media sosial rupanya tidak terlalu memusingkan fokus staf kepelatihan saat ini.
"Saya tidak mengontrol apa yang kalian katakan atau apa yang orang lain katakan. Saya hanya mengontrol apa yang saya lakukan," tegas pelatih asal Brasil itu.
Ia bahkan secara terang-terangan menantang publik untuk membuktikan kapan timnya benar-benar didominasi oleh lawan secara permainan.
"Silakan cari satu pertandingan di mana lawan bermain lebih baik dari kami, lalu kita bicara soal strategi," kata Mauricio Souza.
Meskipun terkesan memihak taktiknya sendiri, sang pelatih tetap menyadari bahwa perasaan frustrasi suporter adalah sebuah kewajaran.
Perasaan sedih dan kecewa tersebut diakui turut dirasakan secara mendalam oleh seluruh jajaran pelatih beserta barisan pemain.
“Kekecewaan suporter juga adalah kekecewaan kami. Kami bekerja setiap hari, berlatih di bawah panas dan hujan untuk memberikan kebahagiaan bagi semua,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Persib Imbang di Samarinda, Marc Klok Soroti Peluang Emas di Menit Akhir
-
Persib Gagal Amankan Tiga Poin di Samarinda, Bojan Hodak Soroti Momen Kontroversial
-
Taktik Umpan Pendek Macet Lawan Dewa United, Pelatih Persija Kritik Kondisi Rumput JIS
-
Persija Gagal Salip Borneo FC, Persib Bandung Makin Kedinginan di Pucuk Klasemen Super League
-
Kiper Terbaik Super League Dicuekin John Herdman, Sumardji Beri Penjelasan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Tanker Gas Amerika Serikat di Mesir Diserang Drone, Meledak Keras
-
Apakah Chemical Sunscreen Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Rekomendasinya yang Terbaik
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi dan Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional
-
Bupati Pemalang Minta Maaf Tapi Bantah Jual Beli Jabatan: Nggak Ada Itu
-
52 Ribu Hektare Mangrove Rusak Tiap Tahun, Kondisinya Kian Mengkhawatirkan
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu
-
BRIvolution Reignite Jadi Transformasi BRI, Perbesar Kontribusi Danantara terhadap Ekonomi Nasional
-
BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Peran Danantara dalam Mendorong Ekonomi Nasional
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional