- Arsenal diprediksi menjadi kandidat kuat juara Premier League dan Liga Champions 2025/26.
- Kedalaman skuad menjadi kunci kekuatan Arsenal.
- Produktivitas dari open play masih menjadi kelemahan Arsenal.
Suara.com - Mantan gelandang Chelsea, John Obi Mikel, memberikan prediksi berani soal kiprah Arsenal musim ini.
Menurutnya, tim asuhan Mikel Arteta bukan hanya favorit kuat juara Premier League, tetapi juga memiliki peluang besar untuk menaklukkan Liga Champions 2025/26.
Dalam podcast miliknya, The Obi One Podcast, Mikel menyebut Arsenal saat ini memiliki skuad paling lengkap dan menakutkan di Eropa.
“Musim ini saya rasa adalah musimnya Arsenal untuk kehilangan gelar. Jika mereka tidak menjuarai Premier League, itu akan jadi kegagalan besar,” ujarnya dilansir dari Metro.uk
Arsenal kini memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan empat poin atas rival terdekat dan unggul tujuh poin dari juara bertahan, Liverpool.
Di Liga Champions, The Gunners tampil sempurna setelah mengalahkan Athletic Bilbao, Olympiacos, dan Atletico Madrid tanpa kebobolan.
Obi Mikel menilai dominasi itu bukan kebetulan. Ia menyoroti kedalaman skuad Arteta yang disebutnya mengerikan.
“Mereka punya skuad terbaik, bukan hanya di Inggris, tapi di dunia. Lihat siapa yang mereka punya di bangku cadangan, pemain seperti Martinelli bisa masuk dan langsung menentukan kemenangan. Itu hal yang menakutkan,” katanya.
Gelandang asal Nigeria itu juga menyebut bahwa City belum stabil, Liverpool masih inkonsisten, sementara Chelsea belum cukup matang untuk bersaing.
Baca Juga: Arsenal ke Perempat Final, Penampilan Bocah 15 Tahun Bikin Kagum Mikel Arteta
“Inilah musim di mana Arsenal harus menang. Mereka tahu ini kesempatan emas,” lanjutnya.
“Saya benar-benar yakin mereka bisa juara Liga Champions. Cara mereka bermain, mentalitas yang mulai berubah, ini Arsenal yang baru. Sekarang mereka benar-benar percaya diri,” tutur eks pemain yang pernah menjuarai Liga Champions bersama Chelsea pada 2012 itu.
Meski memuji kekuatan skuad, Obi Mikel tetap menyoroti satu kelemahan Arsenal, produktivitas dari permainan terbuka.
Dari 16 gol di Premier League musim ini, hanya lima yang lahir dari open play.
“Tidak masalah bagaimana kamu menang. Tapi kalau kamu punya pemain seperti Declan Rice, Zubimendi, Eze, Gyokeres, Saka, Martinelli, Madueke, kamu harus bisa mencetak gol dari permainan terbuka juga,” ujarnya.
Mikel mengakui Arsenal masih terlalu bergantung pada set-piece, seperti umpan sundulan dari Gabriel Magalhães atau William Saliba, tetapi menegaskan hasil tetaplah yang terpenting.
Berita Terkait
-
Arsenal ke Perempat Final, Penampilan Bocah 15 Tahun Bikin Kagum Mikel Arteta
-
Manajemen Masih Sayang Arne Slot Meski Liverpool 6 Kali Kalah dari 7 Laga
-
Hasil Lengkap Piala Liga Inggris: Arsenal, Man City, hingga Chelsea ke Perempat Final
-
Eks Bomber MU Desak Benjamin Sesko Lebih Arogan: Jangan Terlalu Sopan
-
Arsenal Kandidat Kuat Juara Premier League, Siapa Rival Terberat?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
John Herdman: Persija Jakarta Luar Biasa
-
Media Belanda: Transfer Maarten Paes ke Ajax Kental Campur Tangan Ordal PSSI
-
Mauricio Souza: Saya Suka Inisiatif John Herdman
-
Marc-Andre ter Stegen Hengkang ke Girona, Siapa Kapten Baru Barcelona?
-
Pengakuan Juwensley Onstein: Saya Diasuh Keluarga Angkat
-
Arbeloa Targetkan Poin Penuh di Lisabon Demi Hindari Drama Playoff Liga Champions Musim Ini
-
Misi Kemanusiaan Viking Persib Club: Ubah Jersey Marc Klok Jadi Ribuan Porsi Makanan di Cisarua
-
Kapten Timnas Futsal Indonesia Belum Puas Meski Sudah Bantai Korsel, Kenapa?
-
Bukan Transfer Dadakan, Terungkap Ajax Ternyata Sudah Pantau Maarten Paes Sejak Dua Tahun Lalu
-
Dihujat Pulang ke Liga Indonesia, Shayne Pattynama: Jangan Rendahkan Sepak Bola Sendiri