- Meski kalah 1-2 dari Juventus, pelatih Davide Nicola tetap bangga dengan mental dan karakter anak asuhnya.
- Dua gol Juventus tercipta akibat kesalahan antisipasi lini belakang Cremonese yang dimanfaatkan dengan baik oleh Filip Kostic dan Andrea Cambiaso
- Nicola menilai kekalahan kali ini tetap terhormat karena tim tidak kehilangan jati diri dan terus bermain dengan gaya mereka sendiri.
Suara.com - Pelatih Cremonese, Davide Nicola, mengaku bangga atas performa timnya saat kalah 1-2 dari Juventus dalam lanjutan Serie A di Stadion Giovanni Zini, Sabtu (1/11/2025) waktu setempat.
Cremonese kebobolan cepat di awal laga hanya dalam waktu 85 detik, pada debut Luciano Spalletti sebagai pelatih Juventus.
Dua gol Bianconeri ke gawang Emil Audero berawal dari kesalahan antisipasi pemain Cremonese yang justru memantulkan bola ke arah Filip Kostic dan Andrea Cambiaso, yang kemudian menuntaskannya menjadi gol.
Meski tertinggal, Cremonese sempat memperkecil kedudukan lewat Jamie Vardy, yang mencetak gol keduanya dalam tiga pertandingan terakhir Serie A. Namun, upaya itu belum cukup untuk membalikkan keadaan.
“Anak-anak membuat saya merasa menyesal di akhir pertandingan, karena kami tahu membuang peluang di babak pertama,” kata Nicola kepada Sky Sport Italia.
“Namun, merasa menyesal setelah melawan tim seperti Juventus justru hal yang positif. Itu artinya kami melawan dengan seimbang dan menunjukkan karakter.”
Nicola menilai timnya menunjukkan peningkatan besar dibandingkan laga sebelumnya melawan Inter Milan, meski masih ada kekurangan dalam hal ketajaman dan fisik di lini depan.
“Mungkin kami kurang agresif di area sepertiga akhir lapangan, tetapi secara keseluruhan saya puas. Jika kami membuka permainan lebih cepat, hasilnya bisa saja berbeda,” ujarnya.
Pelatih berusia 51 tahun itu juga mengapresiasi semangat para pemainnya yang tetap menjaga identitas permainan, meskipun menghadapi jadwal padat melawan tim-tim besar seperti Inter, Milan, dan Juventus.
Baca Juga: Luciano Spalletti Diyakini Bisa Bikin Dusan Vlahovic Cetak 20 Gol
“Yang terpenting adalah kami tidak kehilangan jati diri. Kalah dari tim besar setelah berjuang keras lebih terhormat daripada kalah tanpa perlawanan,” tegas Nicola.
Nicola turut mengomentari pendekatan taktik Spalletti yang sedikit berbeda dari biasanya, dengan menempatkan Teun Koopmeiners sebagai bek tengah dan Khephren Thuram di lini tengah bersama Manuel Locatelli.
“Kami sudah memperkirakan Juventus akan sedikit berubah karena absennya Kenan Yildiz dan Kelly, tapi tetap mengejutkan melihat Thuram bermain sejak awal. Namun, kami sudah siap dengan beberapa penyesuaian di lini tengah,” jelasnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Luciano Spalletti Diyakini Bisa Bikin Dusan Vlahovic Cetak 20 Gol
-
Juventus Lawan Emil Audero Cs, Luciano Spalletti Dibuat Pusing Gegara Ini
-
Kata-kata Pertama Luciano Spalletti Usai Resmi Latih Juventus, Singgung Napoli
-
Prediksi Cremonese vs Juventus: Misi Emil Audero Rusak Debut Luciano Spalletti
-
Trio Garuda Tampil Ganas di Eropa: Emil Audero Clean Sheet, Idzes Tangguh, Nathan Cetak Gol!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Pelatih Irak Kelakar Sulit Hentikan Mbappe: Saya Sudah Minta Main dengan Tiga Kiper
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Resmi! Persija Jakarta Kerja Sama dengan Adidas untuk Arungi Musim 2026/2027
-
Dalih Marcelo Bielsa Usai Uruguay Gagal Menang di 2 Laga Piala Dunia 2026
-
Aston Villa Tantang Indonesia All Stars di Stadion GBK Awal Agustus 2026
-
Mohamed Salah Menggila, Timnas Mesir Petik Kemenangan Perdana dan Buka Peluang ke 32 Besar
-
Thibaut Courtois Dekati Rekor Setelah Cetak Clean Sheet Kontra Iran di Piala Dunia 2026
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan untuk Jakmania: Tak Janjikan Persija Menang Terus, Tapi..