-
Eduardo Perez ungkap perubahan taktik di babak kedua jadi kunci kemenangan Persebaya atas Persis Solo.
-
Ia puji mental dan kekompakan tim yang tampil solid di laga sulit.
-
Eduardo juga apresiasi performa gemilang kiper Ernando Ari yang banyak lakukan penyelamatan penting.
Suara.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, mengungkap rahasia keberhasilan anak asuhnya mengalahkan Persis Solo dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-11 BRI Super League 2025/2026, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Minggu (2/11/2025).
Ia mengaku bahwa ada perubahan taktik dan berhasil membuat Persebaya meraih kemenangan.
“Pada babak pertama kami punya masalah karena jarak antar lini terlalu jauh, sehingga lawan mudah menghubungkan permainan. Di babak kedua kami memperbaikinya dan bermain lebih kompak,” kata Eduardo saat konferensi pers setelah pertandingan.
Pelatih asal Spanyol itu menilai para pemain juga menunjukkan mental kuat dalam menghadapi tekanan pertandingan. Ia menekankan pentingnya keseimbangan pertahanan untuk bisa bersaing di kompetisi yang ketat seperti BRI Super League.
“Jika ingin mendapatkan poin di liga ini, tim harus kuat dan solid dalam bertahan. Setelah itu, kualitas pemain akan menentukan hasil,” ucapnya.
Ia mengaku puas dengan performa timnya yang mampu mengalahkan Persis Solo, meski laga tersebut berjalan sulit karena kedua tim bermain di bawah tekanan besar.
Selain itu, coach Edu, sapaan akrabnya, juga memuji penampilan penjaga gawang Ernando Ari Sutaryadi, yang dinilainya tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting.
Ia mengungkapkan, keberhasilan kiper kelahiran Semarang itu merupakan hasil kerja keras bersama pelatih kiper Felipe Americo.
“Saya tidak terkejut dengan penampilan Nando karena saya melihat langsung bagaimana dia berlatih setiap hari. Kami punya kiper dan pelatih kiper terbaik,” ujarnya.
Baca Juga: Bruno Moreira Catatkan Pertandingan ke-100 Bersama Persebaya
(Antara)
Berita Terkait
-
Bruno Moreira Catatkan Pertandingan ke-100 Bersama Persebaya
-
Johnny Jansen: Kartu Merah Mirza Mustafic Penyebab Bali United Kalah
-
Persib Bandung Kalahkan Bali United, Bojan Hodak:KamiLayak Menang
-
Marc Klok Panaskan Duel Lawan Bali United: Persib Datang untuk 3 Poin
-
Jelang Bali United vs Persib Bandung, Johnny Jansen Kobarkan Semangat Puputan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan