-
Go Ahead Eagles kalah 0-1 dari NAC Breda saat bek utama Dean James absen karena masalah kebugaran.
-
Pelatih Melvin Boel murka karena timnya kehilangan kepercayaan diri dan tampil tanpa karakter.
-
Gol kemenangan NAC lahir dari sisi pertahanan yang biasanya dijaga Dean James.
Suara.com - Amarah pelatih Go Ahead Eagles, Melvin Boel meledak usai timnya menelan kekalahan tipis 0-1 dalam lawatan ke markas NAC Breda, Minggu (2/11/2025) yang bertepatan dengan Dean James absen.
Melvin Boel murka bukan karena hasil akhir, melainkan cara para pemainnya tampil tanpa kepercayaan diri dan larut dalam permainan lawan.
Dalam laga yang digelar di Stadion Rat Verlegh itu, gol tunggal dari Juho Talvitie menjadi pembeda.
Go Ahead Eagles sebenarnya memiliki sejumlah peluang, namun gagal mengonversinya menjadi gol balasan.
Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena terjadi di saat bek andalan Timnas Indonesia, Dean James harus absen untuk pertama kalinya musim ini karena masalah kebugaran.
Melvin Boel tanpa ragu menyebut penampilan anak asuhnya sebagai sebuah bencana mental. Menurutnya sebuah kesalahan teknis bisa dimaafkan, tetapi runtuhnya kepercayaan diri tim adalah masalah fatal.
"Ini pertandingan yang sangat buruk," ucap Melvin Boel dikutip dari ESPN setelah pertandingan.
Ia menyoroti satu momen spesifik saat bek Joris Kramer terpeleset yang menurutnya menjadi pemicu hancurnya mental seluruh tim. Sejak insiden itu, para pemainnya seolah kehilangan keberanian.
"Joris Kramer (bek Go Ahead) terpeleset saat kami membangun serangan, tidak ada yang salah dengan itu. Tetapi setelahnya, kami kehilangan kepercayaan diri untuk membangun serangan dan menguasai permainan, kami malah bermain sesuai keinginan NAC," kata Boel.
Baca Juga: Coret Pemain Keturunan Norwegia, Ini Penjelasan Nova Arianto
"Kami terus mengoper bola ke lini pertahanan alih-alih menunggu pemain NAC keluar dari area lapangan mereka," imbuhnya.
Di sisi lain, Boel tetap memberikan apresiasi pada strategi NAC Breda yang sukses mematikan permainan timnya lewat duel fisik yang agresif.
"Di kandang, NAC ingin menghancurkan lawan dalam setiap duel fisik, karena itu kami tidak bisa bermain seperti biasanya," ujar Boel.
"Kami tidak memiliki kepercayaan diri untuk bermain menyerang, bukan begitu caranya mencetak gol. Kami seharusnya bisa bermain jauh lebih baik dari hari ini, bukan sepenuhnya lawan yang dihadapi kuat, meskipun itu juga pujian untuk mereka," sambungnya
Ironisnya gol kemenangan NAC Breda lahir dari sisi yang ditinggalkan Dean James. Aske Adelgaard, yang diturunkan sebagai pengganti, gagal membendung akselerasi Juho Talvitie yang berujung pada bobolnya gawang Go Ahead Eagles pada menit ke-48.
Berita Terkait
-
Penampakan Lapangan Sintetis dan Loker Room Jelang Timnas Indonesia U-17vs Zambia
-
Mauro Zijlstra Menggila dengan Cetak 2 Gol di FC Volendam
-
3 Pemain Berbahaya Zambia yang Patut Diwaspadai Timnas Indonesia U-17: Ada Bomber Haus Gol
-
Bukan Jeje, Pengakuan Orang Dekat STY Sejak Awal Sudah Ragu dengan Kemampuan Patrick Kluivert
-
Hadapi Timnas Indonesia U-17 di Laga Pertama, Pelatih Zambia: Kami Tidak Takut
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027
-
Persija vs Persib, Rizky Ridho Sampai Geleng-geleng Main Kandang Harus Pakai Pesawat