Frank Leboeuf menilai Tottenham sial karena membayar £52 juta untuk Xavi Simons yang belum tampil sesuai harapan.
Simons baru mencatat satu assist dari 12 laga dan dikritik karena sering kehilangan bola.
Leboeuf menyebut Simons hanya pemain “satu musim bagus” dan bukan investasi tepat bagi Spurs.
Suara.com - Mantan bek Chelsea, Frank Leboeuf, menilai Tottenham Hotspur sial karena harus mengeluarkan uang £52 Juta atau setara Rp1,1 triliun untuk rekrut Xavi Simons.
Menurut Leboeuf, penampilan Xavi Simons tak sesuai dengan harga yang harus dikeluarkan tim London tersebut.
Xavi Simons, 22 tahun, baru mencatat satu assist dan belum mencetak gol dalam 12 pertandingan untuk Spurs.
Mantan pemain Tottenham, Jamie O’Hara, bahkan membandingkannya dengan kegagalan mahal Manchester United, Antony.
O’Hara menilai Simons terlalu sering kehilangan bola dan bermain di bawah standar untuk harga £52 juta.
Leboeuf menilai keputusan Tottenham merekrut Simons adalah kesalahan ekspektasi.
“Simons hanya bermain satu musim bagus di Leipzig. Apa yang diharapkan dari pemain dengan satu musim bagus saja? Menjadi pengubah permainan? Orang-orang terlalu bermimpi,” ujar Leboeuf kepada ESPN.
Leboeuf menambahkan bahwa performa Simons sebagai pemain satu musim saja membuatnya tidak seharusnya dianggap sebagai investasi mahal.
Meski demikian, ia mempertimbangkan faktor fisik dan kebugaran yang mempengaruhi performa Simons saat menghadapi Chelsea.
Baca Juga: Jadi Kunci Kemenangan Chelsea, Moises Caicedo Disamakan dengan Peraih Ballon d'Or
Tottenham, yang saat ini berada di posisi keempat klasemen, mengalami kekalahan di kandang lawan dan mendapat sorakan dari pendukungnya sendiri.
Gol tunggal kemenangan Chelsea dicetak oleh Joao Pedro akibat kesalahan passing Simons yang diintersep Moises Caicedo, lalu diteruskan menjadi gol.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Jadi Kunci Kemenangan Chelsea, Moises Caicedo Disamakan dengan Peraih Ballon d'Or
-
Chelsea Bungkam Tottenham, Jamie Carragher Sebut Caicedo Monster di Lini Tengah
-
Chelsea Tekuk Tottenham! 5 Fakta Kemenangan The Blues di Derby London
-
Petr Cech Puji Kesolidan Arsenal, Tapi Yakin Rekor Chelsea Sulit Dikalahkan
-
Prediksi Tottenham Hotspur vs Chelsea: Siapa Terbaik di Derby London?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara
-
2 Rekor Buruk Coreng Wajah Jerman usai Dihajar Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
-
Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan
-
Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang