-
Kompany yakin Bayern Muenchen bisa menang lawan PSG.
-
Kunci kemenangan Bayern adalah permainan yang sempurna.
-
Bayern bermodal 14 kemenangan beruntun di semua kompetisi.
"Kami harus percaya kami bisa menang. Kami membutuhkan permainan yang sempurna, kami bertanding menghadapi juara bertahan Liga Champions dan salah satu favorit juara musim ini," ujar Vincent Kompany dalam keterangan resmi klub, Selasa.
Beliau juga menyoroti tekanan tambahan yang menyertai status pertandingan tandang.
"Ini adalah kesulitan ekstra dari pertandingan tandang. Kami harus percaya bahwa kami mempunyai peluang untuk menang," ujar pelatih asal Belgia ini.
Analisis terhadap PSG menunjukkan bahwa tim tersebut tidak pernah berhenti melakukan perkembangan.
Perubahan kecil dalam pola permainan lawan selalu terjadi dan harus diantisipasi dengan matang.
Kompany melihat bahwa dinamika permainan PSG mengharuskan setiap pemain Bayern untuk tetap fokus pada setiap detail sepanjang laga.
Sebab, kesalahan sekecil apa pun dapat dimanfaatkan secara fatal oleh juara bertahan Liga Champions tersebut.
"Mereka (PSG) selalu berkembang setiap saat. Pertandingan ini nantinya mungkin akan ditentukan lewat detail kecil yang terlewat," ungkap mantan pelatih Burnley ini.
Optimisme Kompany didasari pada performa The Bavarians yang konsisten meraih kemenangan.
Baca Juga: Persib Tandang Lawan Selangor FC: Jadi Adu Gengsi Bojan Hodak vs Christophe Gamel
Pentingnya detail kecil ini menjadi peringatan agar Harry Kane dan kawan-kawan tidak lengah sedetik pun.
Pertarungan di Parc des Princes diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi rekor sempurna Bayern di awal musim.
Kemenangan dalam laga ini akan sangat krusial dalam menentukan posisi puncak klasemen grup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif
-
Mobil Patroli Terbakar di Markas Polsek Tambaksari: Satu Terduga Pelaku Diciduk
-
Bikin Rezeki 'Bocor'! Ini 7 Kesalahan Penataan Kompor Dapur Menurut Feng Shui yang Perlu Dihindari
-
Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
-
Ini Jadwal Baru Pembuangan Sampah di Kota Makassar, Wajib Diketahui Warga!
-
Filosofi SpongeBob Jadi Ubur-Ubur dan Ilusi Kabur dari Burnout