- Chelsea harus puas berbagi poin dengan Qarabag setelah bermain imbang 2-2
- Alejandro Garnacho menjadi penyelamat The Blues, mencetak gol penyeimbang di babak kedua
- Hasil imbang ini membuat persaingan di grup semakin ketat, dengan Chelsea dan Qarabag kini sama-sama mengoleksi tujuh poin
Suara.com - Chelsea harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Qarabag pada matchday keempat Liga Champions 2025/2026 di Stadion Tofiq Bahramov, Baku, Azerbaijan, Kamis dini hari WIB.
Alejandro Garnacho menjadi pahlawan bagi The Blues dengan gol penyama kedudukan pada babak kedua, setelah Chelsea sempat tertinggal 1-2.
Hasil ini membuat Chelsea menempati peringkat 10 klasemen grup dengan tujuh poin, sama dengan Qarabag yang berada di urutan 12.
Chelsea, yang banyak menurunkan pemain muda, langsung mendapat tekanan dari tuan rumah.
The Blues sempat unggul lebih dulu pada menit ke-16 melalui Estevao.
Pemain muda Brasil ini menaklukkan kiper Kochalski dengan tembakan mendatar yang akurat ke pojok gawang.
Qarabag membalas pada menit ke-29 lewat Leandro Andrade yang memanfaatkan bola rebound, membuat skor menjadi 1-1.
Tuan rumah bahkan berbalik unggul 2-1 pada menit ke-39 melalui penalti Marko Jankovic setelah Jorrel Hato melakukan handball di area terlarang.
Chelsea akhirnya menyamakan skor 2-2 pada menit ke-53 berkat Garnacho, yang masuk sebagai pengganti pada awal babak kedua.
Baca Juga: Drama 6 Gol! Barcelona Nyaris Kalah, Untung Ada VAR
Winger Argentina itu melepaskan tembakan akurat, membawa The Blues kembali ke jalur aman.
Di masa injury time, Garnacho hampir menjadi pahlawan kemenangan dengan tembakan first-time, namun upayanya berhasil digagalkan Kochalski.
Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang, menegaskan perlawanan gigih Qarabag di kandang sendiri.
Susunan Pemain
Qarabag: Kochalski; Matheus Silva, Mustafazade, Medina, Jafarguliyev; Bicalho, Jankovic; Leandro Andrade, Kady, Zoubir; Durán.
Chelsea: Sanchez, James, Tosin, Hato, Cucurella, Andrey Santos, Lavia, Estevao, Joao Pedro, Gittens, George. [Antara]
Berita Terkait
-
Drama 6 Gol! Barcelona Nyaris Kalah, Untung Ada VAR
-
Foden dan Haaland Jadi Mimpi Buruk Dortmund, Manchester City Pesta Gol 4-1
-
Rating Pemain Real Madrid Usai Dipermulakan di Markas Liverpool
-
Antonio Conte Sindir Eintracht Frankfurt: Tim Jerman Itu Belajar Catenaccio
-
Bayern Munich 16 Laga 16 Kemenangan, Apa Rahasia Vincent Kompany?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia