-
Peluang lolos Timnas U-17 ke 32 besar masih terbuka.
-
Wajib minimal empat poin dari dua laga sisa grup.
-
Fokus utama adalah menang dan memperbaiki selisih gol.
Suara.com - Meskipun harus menelan pil pahit kekalahan 1-3 saat menghadapi Zambia pada pertandingan perdana, jalan bagi Timnas Indonesia U-17 menuju fase gugur turnamen belum sepenuhnya tertutup.
Hasil minor pada duel pertama tersebut harus dijadikan momentum berharga bagi jajaran pelatih dan seluruh pemain untuk mengevaluasi strategi dan tampil lebih solid pada sisa laga.
Saat ini, seluruh fokus tim dialihkan sepenuhnya pada dua pertarungan penting yang akan menentukan nasib mereka di Grup H.
Dua pertandingan krusial tersebut adalah melawan tim kuat Brasil yang dijadwalkan pada Jumat (7/11) dan dilanjutkan dengan pertempuran kontra Honduras pada Selasa (10/11).
Hasil dari dua duel penentu ini akan menjadi kunci apakah skuad Garuda Muda mampu melangkah lebih jauh ke babak 32 besar atau harus mengakhiri perjalanan lebih awal.
Jalur utama agar Indonesia dapat melaju ke babak 32 besar adalah dengan mengamankan posisi sebagai peringkat pertama atau kedua di klasemen akhir Grup H.
Selain itu, harapan juga tetap ada melalui skema lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik yang akan diambil dari seluruh grup.
Setelah satu pertandingan, skuad asuhan Bima Sakti ini menempati urutan ketiga dalam klasemen sementara Grup H.
Posisi tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat ke-10 dalam daftar klasemen keseluruhan tim peringkat ketiga terbaik.
Baca Juga: Media Vietnam Soroti Keputusan Nova Arianto Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Brasil
Untuk memperbaiki posisi dan memperbesar kans lolos, Indonesia memiliki kewajiban mutlak untuk meraih poin pada dua pertandingan tersisa.
Enam poin maksimal dapat diperoleh jika berhasil menyapu bersih kemenangan di dua laga sisa.
Apabila mampu mengamankan enam poin sempurna, kesempatan untuk memuncaki klasemen grup masih terbuka lebar.
Namun, meraih enam angka penuh menghadapi kaliber tim seperti Brasil dan Honduras bukanlah tugas yang ringan atau mudah untuk dicapai.
Sekalipun target enam poin tidak tercapai, mengumpulkan empat poin sudah dinilai cukup berpeluang besar membawa Indonesia melaju.
Perolehan empat poin dapat diraih dengan catatan satu kali kemenangan dan satu kali hasil imbang dari dua pertandingan mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard