- Walkot baru New York, Zohran Mamdani, menolak kebijakan harga tiket dinamis FIFA untuk Piala Dunia 2026.
- Ia menilai lonjakan harga membuat fans sejati tersingkir dan atmosfer stadion terancam hambar.
- Mamdani meminta 15% tiket disediakan untuk warga lokal demi akses lebih adil.
Suara.com - Wali Kota New York yang baru terpilih, Zohran Mamdani, langsung membuat gebrakan tak lama setelah memenangkan pemilihan.
Politikus muda dari Partai Demokrat itu menyerukan FIFA untuk menghapus kebijakan harga tiket dinamis menjelang Piala Dunia 2026, yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Usai kemenangannya, Mamdani segera mengalihkan perhatiannya ke isu olahraga, khususnya sepak bola.
Ia mendesak FIFA agar membatalkan kebijakan penetapan harga tiket yang berubah-ubah tergantung permintaan.
Dalam kebijakan itu, harga tiket Piala Dunia bisa melonjak tinggi seiring meningkatnya permintaan.
Berdasarkan laporan The Athletic, FIFA memperkirakan pendapatan lebih dari 3 miliar dolar AS dari penjualan tiket Piala Dunia 2026, dengan harga mulai 60 dolar (sekitar Rp950 ribu) untuk laga fase grup hingga 6.730 dolar (sekitar Rp107 juta) untuk tiket non-hospitality final.
Mamdani menilai kebijakan ini hanya akan menjauhkan penggemar sejati dari stadion.
“Banyak orang yang mencintai sepak bola tidak akan punya kesempatan menonton langsung,” ujar Mamdani kepada The Guardian.
“Kebijakan ini juga akan mengurangi atmosfer turnamen, karena tiket justru jatuh ke tangan mereka yang mengejar keuntungan, bukan yang benar-benar mencintai pertandingan.”
Baca Juga: Imanol Machuca, Timnas Malaysia dan 17 Menit yang Membuat Karier Sepak Bolanya Sengsara
Melalui kampanye bertajuk Game Over Greed, Mamdani juga meminta FIFA menyediakan setidaknya 15 persen tiket bagi warga lokal di kota tuan rumah.
Ia menilai langkah ini akan membantu memastikan atmosfer stadion tetap hidup dan inklusif.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dengan 11 kota di Amerika Serikat menjadi tuan rumah, termasuk Los Angeles, Miami, Philadelphia, dan New Jersey, di mana final dijadwalkan digelar di Stadion MetLife, East Rutherford, sekitar satu jam dari pusat kota New York.
Sebelumnya, muncul spekulasi bahwa daftar kota tuan rumah bisa berubah karena masalah keamanan, terlebih setelah Trump mengancam akan memindahkan pertandingan dari kota yang dianggap tidak aman.
Namun, keputusan terkait lokasi pertandingan tetap berada di tangan FIFA, bukan pejabat politik.
Zohran Mamdani dikenal vokal memperjuangkan akses publik terhadap olahraga dan keadilan sosial.
Seruannya kepada FIFA menjadi simbol awal dari gaya kepemimpinan yang transparan dan berorientasi rakyat.
“Sepak bola seharusnya menjadi milik semua orang, bukan hanya mereka yang mampu membayar harga selangit,” tegasnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu