-
Tottenham Hotspur dan Manchester United akan bentrok di London Utara, keduanya sama-sama memburu posisi tiga besar Premier League.
-
Spurs berupaya melanjutkan kebangkitan usai menang besar di Liga Champions, sementara United belum terkalahkan dalam empat laga terakhir.
-
Kedua tim sama-sama pincang karena cedera, namun diprediksi laga berakhir imbang 2-2.
Suara.com - Pertarungan seru akan tersaji di London Utara akhir pekan ini ketika Tottenham Hotspur menjamu Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026.
Kedua tim saat ini memiliki poin yang sama dan tengah memburu posisi tiga besar klasemen sementara Premier League.
Pertemuan ini juga menjadi ajang reuni panas setelah duel mereka di final Liga Europa musim lalu, di mana Spurs keluar sebagai juara berkat gol tunggal Brennan Johnson di Bilbao.
Spurs Bangkit Setelah Dipermalukan Chelsea
Tottenham sempat dicemooh suporternya setelah kalah 0-1 dari Chelsea pekan lalu, namun mereka bangkit dengan kemenangan telak 4-0 atas Copenhagen di Liga Champions.
Gol-gol dari Joao Palhinha dan aksi solo sensasional Micky van de Ven kembali menyalakan semangat skuad asuhan Thomas Frank, yang menegaskan timnya telah melangkah maju secara taktik dan mental.
Saat ini Spurs menempati posisi keenam klasemen, hanya terpaut satu poin dari Liverpool di posisi ketiga.
Spurs berpeluang mencatat tiga kemenangan beruntun atas Manchester United untuk pertama kalinya sejak musim 1959-60.
Namun, statistik kandang Tottenham masih mencemaskan, mereka sudah menelan sembilan kekalahan di kandang sepanjang tahun 2025, terbanyak di antara tim Premier League.
Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Pekan 11: Dua Big Match Panas, Spurs vs MU dan City vs Liverpool
Manchester United Mulai Stabil
Di sisi lain, Manchester United mulai menunjukkan kestabilan setelah awal musim yang kacau.
Pasukan Ruben Amorim belum terkalahkan dalam empat laga terakhir liga (3 menang, 1 imbang), termasuk hasil seri 2-2 di markas Nottingham Forest pekan lalu.
Gol indah Amad Diallo di menit-menit akhir menyelamatkan satu poin bagi Setan Merah dan memperpanjang tren mereka yang selalu mencetak dua gol atau lebih dalam empat laga beruntun.
Amorim, yang masuk nominasi Pelatih Terbaik Liga Inggris edisi Oktober, menegaskan timnya mulai menunjukkan karakter sejati dan siap melanjutkan momentum positif.
Meski demikian, United punya catatan buruk melawan Spurs, mereka gagal menang dalam tujuh pertemuan terakhir di semua ajang (2 imbang, 5 kalah).
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Inggris Pekan 11: Dua Big Match Panas, Spurs vs MU dan City vs Liverpool
-
Tanggapi Kritik Ronaldo, Ruben Amorim Ucap Kalimat Ini untuk MU
-
Tak Lagi Buru Bintang Mahal, Ini Strategi Baru Transfer Manchester United
-
Komentar Penyerang Keturunan Medan Bikin Timnas Indonesia Tenang, Kenapa?
-
Bisa Dicontoh Timnas Indonesia, Etos Kerja dan Stamina Pemain Jepang Dipuji Eks MU
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia