-
FIFA menjatuhkan denda 5.000 CHF dan larangan empat laga kepada Thom Haye dan Shayne Pattynama karena protes keras ke wasit.
-
Tujuh pemain naturalisasi Malaysia hanya didenda 2.000 CHF meski terbukti memalsukan dokumen kewarganegaraan.
-
Perbedaan besaran denda memicu kontroversi karena pelanggaran insidental Indonesia dinilai lebih berat dari kasus pemalsuan dokumen Malaysia.
Suara.com - Keputusan kontroversial dari FIFA menyoroti perbedaan sanksi yang dijatuhkan kepada pemain Timnas Indonesia dan para pemain naturalisasi Malaysia.
Secara mengejutkan, denda untuk tindakan protes terhadap wasit ternyata jauh lebih besar nilainya ketimbang denda untuk kasus serius pemalsuan dokumen.
Dua pilar utama skuad Garuda, Thom Haye dan Shayne Pattynama, harus menanggung akibat dari protes keras mereka terhadap ofisial pertandingan di laga melawan Irak dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Akibat tindakan tidak sportif tersebut, keduanya dijatuhi sanksi finansial yang tidak sedikit.
Berdasarkan rilis resmi FIFA, masing-masing pemain dikenakan denda sebesar 5.000 CHF (setara Rp 103 juta) dan tambahan hukuman larangan bermain dalam empat pertandingan internasional.
"Pelanggaran yang dilakukan pemain dan ofisial, perilaku tidak sportif terhadap ofisial pertandingan. Denda 5.000 Chf dan absen untuk empat pertandingan ke depan," demikian pernyataan FIFA.
Sanksi ini menjadi sorotan tajam jika dibandingkan dengan kasus yang menjerat tujuh pemain naturalisasi Malaysia.
Para pemain tersebut terbukti melakukan pemalsuan dokumen untuk mendapatkan status kewarganegaraan, sebuah pelanggaran administratif yang fundamental dan terencana.
Untuk pelanggaran berat tersebut, FIFA menjatuhkan denda yang secara nominal lebih ringan, yakni 2.000 CHF atau sekitar Rp 40 juta untuk masing-masing pemain.
Baca Juga: Pelah Calvin Verdonk Marah-marah: Tidak Ada Gunanya
Benar bahwa mereka juga mendapatkan sanksi larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan, namun perbedaan nilai denda ini tetap memicu perdebatan.
Secara finansial, denda untuk Thom Haye dan Shayne Pattynama lebih dari dua kali lipat denda yang diterima oleh setiap pemain Malaysia.
Hal ini memunculkan ironi, di mana pelanggaran yang bersifat emosional dan insidental di lapangan dihargai lebih mahal daripada sebuah tindakan fraud yang sistematis.
Berita Terkait
-
Aksi Solidaritas Skuad FC Twente untuk Mees Hilgers yang Sedang Terpuruk
-
Sinyal Positif Mauro Zijlstra Siap Gabung Timnas Indonesia U-23 Hadapi Mali
-
Tolak Menyerah Usai Dihajar Brasil, Nova Arianto Minta Satu Hal dari Skuad Timnas Indonesia U-17
-
Kalah 2 Kali, Timnas Indonesia U-17 Gugur di Piala Dunia U-17 2025?
-
Cadangkan Zahaby Gholy saat Jumpa Brazil, Nova Arianto Berikan Klarifikasi!
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan