-
Jay Idzes selamatkan gawang Sassuolo dengan wajah, aksinya dipuji setara satu gol.
-
Berkat aksi heroik Idzes, Sassuolo menang telak 3-0 atas Atalanta di Liga Italia.
-
Tutto Sassuolo berikan rating 7 kepada Jay Idzes, tertinggi di antara bek Neroverdi.
Dampak dari tendangan bertenaga Lookman membuat Jay Idzes langsung terkapar di lapangan.
Tim medis pun harus segera memberikan perawatan intensif kepada sang pemain untuk memastikan kondisinya.
Peluang tersebut dinilai nyaris 100 persen menggagalkan gol pembuka Atalanta.
Kiper Sassuolo, Arijanet Muric, sudah tidak mampu menjangkau datangnya bola yang melesat kencang.
Penyelamatan di menit awal itu disebut-sebut sebagai titik balik keperkasaan Sassuolo di sisa pertandingan.
Berkat keteguhan pertahanan tersebut, gawang Neroverdi tetap perawan hingga wasit meniup peluit panjang.
Media ternama Italia yang fokus pada Sassuolo, Tutto Sassuolo, memberikan sorotan khusus atas aksi sang kapten Timnas Indonesia.
Mereka bahkan menilai aksi heroik dan berkorban Idzes setara dengan sebuah torehan gol.
Jay Idzes pun menuai banyak sanjungan, termasuk dari penilaian yang dirilis oleh Tutto Sassuolo.
Baca Juga: Pengakuan Jujur Timnas Indonesia U-17 ketika Dihajar Brasil, Singgung Pertandingan Lawan Zambia
Media tersebut memberikan rating 7 kepada Jay Idzes, yang merupakan nilai tertinggi dibandingkan semua bek Sassuolo lainnya.
Berikut adalah kutipan utuh dari Tutto Sassuolo terkait penyelamatan luar biasa tersebut yang menunjukkan betapa krusialnya aksi Idzes:
"Sebuah penyelamatan yang layak dihargai gol," tulis Tutto Sassuolo.
Kehadiran Jay Idzes sebagai tembok pertahanan yang rela berkorban menjadi kunci penting dalam konsistensi timnya.
Penyelamatan di awal laga itu membuktikan dampak signifikan pemain asal Indonesia di kompetisi elite Eropa.
Kemenangan ini juga mengukuhkan posisi Sassuolo di papan tengah, menjauh dari zona degradasi.
Laga tersebut menjadi bukti nyata bahwa mentalitas bertanding Jay Idzes berada di level tertinggi.
Fans Garuda kini semakin bangga melihat kontribusi Idzes yang fundamental bagi klub Serie A.
Domenico Berardi dan Andrea Pinamonti memang mencetak gol, tetapi Jay Idzes-lah yang menyelamatkan momentum kemenangan.
Tanpa aksinya, Sassuolo mungkin sudah tertinggal 1-0 dan pola permainan bisa berubah total.
Penampilan solid Idzes berpotensi menjadikannya bek yang semakin diperhitungkan di kancah Liga Italia.
Kemenangan ini sekaligus memberikan sinyal positif bagi Timnas Indonesia menjelang agenda internasional berikutnya.
Laga Giornata ke-11 ini akan dikenang sebagai hari pengorbanan heroik seorang bek Indonesia di Serie A.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey