- Arne Slot menilai gol Van Dijk sah dan anulirannya oleh VAR salah.
- Slot mengklaim Robertson tidak mengganggu pandangan Donnarumma.
- Meski keputusan kontroversial, Slot mengakui Liverpool kalah bukan karena itu.
Suara.com - Pelatih Liverpool, Arne Slot, menyampaikan kekecewaannya terhadap keputusan VAR yang membatalkan gol Virgil van Dijk ketika timnya kalah 0-3 dari Manchester City.
Slot menyebut keputusan itu salah, setelah Robertson dinilai mengganggu pandangan Gianluigi Donnarumma dalam proses gol.
Gol tersebut terjadi menjelang akhir babak pertama. Van Dijk menyundul bola masuk dan sempat merayakan gol penyama kedudukan, namun asisten wasit kemudian mengangkat bendera.
VAR memutuskan Andy Robertson melakukan “obvious action” yang menghalangi kiper, meski sang bek tampak tidak menyentuh bola maupun lawan.
“Sulit bagi saya untuk menyampaikan pandangan saya. Jelas dan terang bahwa keputusan yang salah telah dibuat, setidaknya menurut saya. [Robertson] sama sekali tidak mengganggu apa yang bisa dilakukan oleh kiper," kata Slot dikutip dari ESPN.
Pelatih asal Belanda itu mengatakan seseorang memperlihatkan klip kepada dirinya sesaat setelah laga berakhir—gol yang pernah disahkan wasit yang sama dalam pertandingan Manchester City vs Wolverhampton Wanderers musim lalu. Ia menilai situasinya mirip.
“Jadi butuh 13 detik bagi asisten wasit untuk mengangkat bendera dan menyatakan offside. Jadi jelas ada komunikasi, tetapi seperti yang saya bilang, itu bisa saja memberi pengaruh positif bagi kami dalam pertandingan," kata Slot.
Meski demikian, Slot menegaskan bahwa momen tersebut bukan satu-satunya penyebab kekalahan Liverpool.
The Reds kini sudah kalah lima dari 11 laga liga musim ini dan memasuki jeda internasional di posisi kedelapan, terpaut delapan angka dari Arsenal di puncak klasemen.
Baca Juga: Hasil Tottenham vs Manchester United: De Ligt Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan
“Rasanya kekalahan kami sudah terlalu banyak. Dan hal terakhir yang seharusnya saya bicarakan saat ini adalah persaingan gelar," ujar Slot.
Slot menyebut kondisi timnya membuat mereka tidak layak bicara soal peluang juara. Ia menilai realistis jika Liverpool fokus memperbaiki performa sebelum mengincar hal lain.
“Kenyataannya sekarang kami berada di posisi kedelapan… Fokus pertama kami haruslah meraih hasil, dan hal terakhir yang harus kami pikirkan adalah persaingan gelar.”
Dengan performa liga yang belum stabil, Slot berharap paruh kedua musim bisa menjadi titik balik setelah 19 laga, ketika seluruh tim sudah bertemu lawan yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan