-
Tottenham gagal menang atas Manchester United setelah kebobolan di menit akhir dan laga berakhir 2-2.
-
Thomas Frank kecewa berat karena timnya sempat unggul 2-1 lewat Richarlison, tapi kehilangan poin di detik terakhir.
-
Tottenham kini berada di peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris dengan 18 poin dari 11 pertandingan.
Suara.com - Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, menyesalkan timnya gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Sabtu (8/11/2025). Laga di Stadion Tottenham Hotspur itu berakhir imbang 2-2 meski timnya sempat unggul di menit-menit akhir.
“Sulit diterima dan menyakitkan, tapi performa kami hari ini lebih baik dibanding laga melawan Chelsea. Kami pantas mendapatkan hasil lebih baik,” ujar Frank dikutip dari laman resmi klub, Minggu (9/11/2025).
Tottenham sempat unggul 2-1 berkat gol Richarlison di menit ke-90+1, sebelum Matthijs de Ligt menyamakan skor untuk MU di menit ke-90+6. Momen itu membuat Frank kecewa berat karena kemenangan yang sudah di depan mata sirna begitu saja.
“Ketika kamu merasa pertandingan sudah selesai dan semuanya gembira, lalu kebobolan di detik akhir, itu sangat menyakitkan. Tapi begitulah sepak bola, kadang kamu beruntung, kadang tidak,” katanya.
Meski kecewa, Frank tetap mengapresiasi semangat juang pemainnya. Tottenham sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Bryan Mbeumo (32’), sebelum Mathys Tel (84’) dan Richarlison membawa tim berbalik unggul. Sayangnya, kemenangan gagal diraih setelah gol penyeimbang MU di masa tambahan waktu.
Dengan hasil ini, Tottenham kini menempati posisi kelima klasemen sementara Liga Inggris dengan 18 poin dari 11 laga (5 menang, 3 imbang, 3 kalah), sementara Manchester United berada di peringkat kedelapan dengan poin yang sama.
(Antara)
Berita Terkait
-
Hasil Tottenham vs Manchester United: De Ligt Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan
-
Benjamin Sesko Dihujani Kritik, Amorim Pasang Badan: Dia akan Terbiasa
-
Pernah Juara Piala Asia, Eks Pelatih Tottenham Hotspur Disebut Cocok Tukangi Timnas Indonesia
-
Ruben Amorim Balas Sindiran Cristiano Ronaldo, Ingatkan Kesalahan di Masa Lalu
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal: Tren Clean Sheet The Gunners Diuji Pendatang Baru
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey