- Jay Idzes memblok tembakan Lookman dengan wajahnya saat Sassuolo menang 3-0.
- Media Italia memuji aksinya, bahkan menyebutnya “prajurit sejati”.
- Meski memar dan diperiksa medis, Idzes tetap bermain hingga laga tuntas.
Suara.com - Kemenangan 3-0 Sassuolo atas Atalanta pada laga Serie A, Minggu (9/11), menghasilkan satu momen yang lebih banyak dibicarakan ketimbang gol-golnya: keberanian Jay Idzes.
Bek naturalisasi Timnas Indonesia itu membuat penyelamatan ekstrem yang langsung memantik kekaguman media Italia.
Salah satu media lokal paling cepat mengulas aksinya adalah Sassuolo News.
Pada laporan Senin (10/11), mereka menuliskan pujian tegas: “Penyelamatan yang luar biasa dari Idzes.”
Tak berhenti di situ, akun resmi Serie A turut menyorot momen tersebut dengan menampilkan tayangan ulang blok krusial sang bek.
Caption mereka singkat namun menggarisbawahi kualitas pertahanan Idzes: “Seni bertahan [dari] Jay Idzes.”
Sorotan terbesar datang dari Canale Sassuolo. Media tersebut menyebut Idzes sebagai warrior—prajurit sejati—karena berani mengorbankan tubuhnya dalam situasi paling genting.
Pujian itu tak berlebihan. Idzes menahan tembakan keras Ademola Lookman menggunakan wajahnya tepat di garis gawang.
Bola yang sudah tak terjangkau kiper Muric berhasil dimentahkan, tetapi benturan keras membuat area di atas hidungnya memar dan perlu mendapatkan perhatian tim medis.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Sassuolo Permalukan Atalanta 3-0, Jay Idzes Lakukan Penyelamatan Ajaib
Canale Sassuolo menggambarkan momen itu sebagai aksi yang sangat berharga bagi tim.
“Penyelamatannya yang luar biasa di awal pertandingan, hampir di garis gawang, dari tembakan Lookman yang seharusnya menggelembungkan gawang setelah Muric ditaklukkan, layak mendapatkan satu gol dan mungkin lebih, mengingat situasi pertandingan saat itu, yang seharusnya bisa menguntungkan tim tuan rumah.”
“Ia mengalami benturan tepat di atas hidung, yang membutuhkan beberapa kunjungan medis hijau-hitam, dan mengalami memar yang layak bagi seorang petarung sejati, tetapi tetap bertahan di lapangan hingga akhir dan tidak membuat kesalahan apa pun.”
Terlepas dari insiden tersebut, Idzes menunjukkan performa solid sepanjang laga.
Ia kembali dipercaya mengawal pertahanan Sassuolo sebagai bek tengah bersama Tarik Muharemovic.
Duet keduanya berjalan efektif dan menghasilkan clean sheet penting bagi Neroverdi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya