-
Jay Idzes dipuji media Italia usai penyelamatan penting untuk Sassuolo.
-
Sassuolo bantai Atalanta 3-0; Idzes kunci hindari kebobolan cepat.
-
Domenico Berardi menjadi bintang dengan dua gol dan satu assist cemerlang.
Suara.com - Pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Indonesia, Jay Idzes, sukses menjadi sorotan utama dalam pertandingan Liga Italia ketika klubnya, Sassuolo, melibas Atalanta dengan skor telak 3-0 pada hari Minggu (9/11).
Penampilan impresif Idzes di lini pertahanan membuat media massa Italia dan bahkan akun resmi Serie A memberikan apresiasi tinggi atas kontribusinya dalam menjaga keunggulan tim.
Media ternama Italia, Sassuolo News, secara spesifik menyanjung aksi cemerlang sang bek dengan tajuk yang memuji performanya.
"Penyelamatan yang luar biasa dari Idzes," tulis media Italia, Sassuolo News.
Selain itu, akun resmi Instagram kompetisi Serie A juga turut mengunggah cuplikan aksi pemain bertahan tersebut, menyoroti kualitasnya.
Pada laga penting tersebut, pelatih Sassuolo kembali menaruh kepercayaan penuh kepada Idzes untuk mengisi posisi bek tengah guna memperkuat jantung pertahanan tim.
Jay Idzes diduetkan dengan Tarik Muharemovic, membangun tembok kokoh yang bertugas mengawal area belakang Sassuolo sepanjang pertandingan sengit itu.
Ketangguhan Idzes langsung teruji sejak awal peluit dibunyikan, di mana ia segera menunjukkan kemampuan kelas atasnya dengan menggagalkan peluang emas lawan.
Momen krusial terjadi pada menit kedelapan, saat Idzes berdiri sebagai pemain terakhir di depan gawang dan berhasil menghalau keras tembakan penyerang Atalanta, Ademola Lookman.
Baca Juga: Dwigol Lautaro Martinez dan Bonny Bawa Inter Milan Raih Poin Penuh, Kuasai Klasemen Liga Italia
Keberhasilan penyelamatan ini memastikan gawang Sassuolo aman dari kebobolan cepat, sebuah kejadian yang sering kali memengaruhi moral seluruh tim.
Situasi tersebut terbukti krusial karena berhasil menjaga ketenangan dan mentalitas para pemain Sassuolo di lapangan agar tetap fokus.
Sassuolo kemudian berhasil memecah kebuntuan dan unggul terlebih dahulu berkat gol yang dicetak oleh Domenico Berardi pada menit ke-29.
Gol pembuka tersebut tercipta melalui sebuah eksekusi tendangan penalti yang dilakukan dengan sangat baik oleh Berardi.
Berardi menunjukkan ketenangan saat menghadapi kiper Atalanta, Marco Carnesecchi, dengan mengarahkan bola ke sisi kanan gawang sementara sang penjaga gawang salah bergerak.
Di awal paruh kedua, Sassuolo langsung memberikan kejutan telak dengan melesakkan gol cepat di menit ke-47, memperbesar keunggulan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
Terkini
-
Carrick Tolak Anggapan Manchester United Sudah Bangkit: Masih Banyak PR
-
Vietnam Klaim Punya Talenta Pemain Keturunan yang Langka, Disebut Muncul Seabad Sekali
-
Timnas Indonesia Buka Kran Tambah Pemain Keturunan Indonesia Baru
-
Bruno Fernandes Puji Habis Michael Carrick: DNA Juara Jadi Pembeda di Man United
-
John Herdman Harus Lirik Pemain Keturunan Rp 1,3 Miliar Penentu Kemenangan MVV Maastricht
-
John Herdman Full Senyum! Emil Audero Catatkan Statistik Gila di Serie A Jelang FIFA Series 2026
-
3 Alasan Tim Geypens Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Persija Jakarta Menjadi Klub Paling Banyak Tampung Pemain Keturunan Indonesia, Siapa Saja?
-
Eks MU Kartu Merah, Jay Idzes Ikut Kena Getahnya: Nilai Jeblok karena Banyak Kesalahan
-
Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta