- Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, membantah rumor pengunduran diri Antonio Conte.
- Penurunan performa Napoli memicu spekulasi tentang masa depan Conte.
- Manajemen dan pelatih Napoli tetap berkomitmen menghadapi tekanan dan memperbaiki performa tim.
Suara.com - Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis menepis keras rumor yang menyebut pelatih Antonio Conte berencana mundur dari kursi kepelatihan setelah timnya terperosok ke peringkat keempat klasemen Serie A.
Ia menegaskan bahwa kabar tersebut hanyalah isapan jempol belaka dan menilai Conte sebagai sosok pelatih sejati yang bekerja dengan penuh dedikasi.
Di dua pekan terakhir, klub-klub Serie A Italia memutuskan pecat pelatih mereka karena serangkaian hasil buruk.
Dari Igor Tudor (Juventus), Patrick Vieira (Genoa), Stefano Pioli (Fiorentina), dan terbaru Ivan Juric (Atalanta).
Situasi ini memicu spekulasi bahwa Conte bisa menjadi korban berikutnya, apalagi performa Napoli tengah menurun.
Menanggapi rumor tersebut, De Laurentiis langsung memberikan klarifikasi melalui akun media sosial pribadinya.
“Saya membaca ‘dongeng’ soal pengunduran diri Conte,” tulis De Laurentiis di platform X.
“Saya menyukai media sosial karena bisa menjadi cara cepat untuk berbagi pikiran, tapi tentu tidak semua yang tertulis di sana benar atau patut dipercaya,” lanjutnya.
De Laurentiis menegaskan bahwa hubungan antara dirinya dan Conte tetap harmonis.
Baca Juga: Hajar Atalanta, Pelatih Sassuolo Minta Jay Idzes dkk Pertahankan Konsistensi
“Ada keharmonisan khusus antara saya dan Conte. Kepada para pendukung yang membaca kabar tidak benar itu, saya ingin katakan: saya bangga memiliki pria sejati seperti Antonio Conte di sisi saya, di sisi Napoli, dan di sisi para pemain,” tegasnya.
“Dia mengorbankan setiap detik hidupnya untuk profesinya dengan kemurahan hati dan dedikasi luar biasa. Itulah jaminan terbesar bagi klub seperti Napoli dan para penggemarnya yang penuh tuntutan,” tambah sang presiden.
Menurut laporan media Italia, De Laurentiis dan Conte dijadwalkan bertemu dalam pekan ini untuk membahas arah tim menjelang paruh musim.
Meski tekanan besar tengah melanda, baik presiden maupun pelatih dikabarkan tetap berkomitmen untuk membawa Napoli bersaing di papan atas Serie A dan menjaga peluang di Liga Champions.
Setelah sempat memimpin klasemen Serie A musim 2025/26, Napoli kini tergelincir ke posisi keempat di bawah AS Roma, Inter Milan, dan AC Milan.
Dalam dua laga terakhir, Partenopei hanya bermain imbang 0-0 melawan Como dan kalah 0-2 dari Bologna, hasil yang memicu keraguan publik terhadap stabilitas tim asuhan Conte.
Situasi di Liga Champions pun tak kalah genting. Napoli baru mengemas satu kemenangan dari empat laga dan berada di posisi ke-24 klasemen sementara fase liga.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Hajar Atalanta, Pelatih Sassuolo Minta Jay Idzes dkk Pertahankan Konsistensi
-
Cuma Jadi Ban Serep di MU, Kobbie Mainoo Diincar Trio Raksasa Spanyol
-
Bangga! Statistik Membuktikkan, Jay Idzes Tembok Kokoh di Sassuolo
-
Cremonese Kalah Tipis, Statistik Emil Audero Bikin Kagum: 5 Penyelamatan Krusial
-
Wajah Memar, Gawang Selamat: Aksi Gila Jay Idzes Bikin Media Italia Takjub
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung