- Orang tua Giovanni van Bronckhorst diketahui berada di Ambon dan memicu spekulasi soal masa depan sang pelatih.
- Giovanni kini menjabat asisten Arne Slot di Liverpool setelah berkarier bersama Feyenoord, Rangers, dan Besiktas.
- Mantan kapten Timnas Belanda itu punya akar Indonesia dari kedua orang tuanya yang berdarah Maluku.
Suara.com - Kedatangan orang tua Giovanni van Bronckhorst di Indonesia mendadak memunculkan gelombang spekulasi baru.
Victor van Bronckhorst dan Fransien, ayah serta ibu dari mantan bintang Timnas Belanda itu, dikabarkan sedang berada di Ambon.
Hal ini langsung memicu tanda tanya besar: apakah Giovanni sedang membuka jalan menuju kursi pelatih Timnas Indonesia?
Kabar ini pertama kali beredar melalui unggahan akun Instagram penggemar sepak bola keturunan Indonesia-Belanda, @oranjeIndo, pada Minggu (9/11/2025).
"Salam dari Oom Victor van Bronckhorst dan tante Fransien, orang tua legenda sepak bola Belanda keturunan Indonesia, Giovanni van Bronckhorst, yang sedang berada di Ambon."
Unggahan itu kemudian menjadi viral dan menciptakan diskusi luas di kalangan pendukung Garuda.
Meski belum ada konfirmasi resmi, publik menilai kehadiran kedua orang tua Giovanni di tanah leluhurnya bisa jadi isyarat bakal ada langkah besar dari sang pelatih dalam waktu dekat.
Giovanni van Bronckhorst, Mantan Kapten Belanda yang Kini Jadi Asisten di Liverpool
Nama Giovanni van Bronckhorst tentu tidak asing bagi penggemar sepak bola Eropa.
Baca Juga: Skenario Rumit Timnas Indonesia Lolos 32 Besar Piala Dunia U-17 2025 usai Hajar Honduras
Ia adalah salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Timnas Belanda, bahkan pernah mengangkat tim Oranje hingga final Piala Dunia 2010 sebagai kapten.
Mengutip data Transfermarkt, Giovanni memiliki perjalanan karier yang sangat berwarna. Ia pernah membela klub top Eropa seperti Arsenal dan Barcelona.
Di Camp Nou, ia menjadi bagian penting dari skuad juara Liga Champions 2005/06.
Setelah pensiun pada 2010, Giovanni masuk ke dunia kepelatihan.
Ia pernah menangani Feyenoord, membawa klub tersebut juara Eredivisie 2016/17 serta dua trofi Piala KNVB.
Perjalanan kariernya berlanjut bersama Guangzhou City, Rangers, hingga Besiktas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Persija Jakarta Selangkah Lagi Rekrut Bek Bosnia, Kontrak 2 Tahun Sudah Disepakati
-
Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru
-
Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar