-
Jismerai Dillema, pemain muda berdarah Ambon, teken kontrak profesional dengan FC Groningen hingga 2026.
-
Ia dipuji punya etos kerja tinggi dan potensi besar menembus tim utama.
-
Dillema menargetkan debut di Euroborg sebagai langkah berikutnya.
Suara.com - Namanya Jismerai Dillema, ia diketahui memiliki darah Ambon. Pemain muda satu ini sangat cocok jika dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia, sebagai pengganti Eliano Reijnders.
Usianya masih sangat muda 18 tahun, namun ia sudah mendapatkan kontrak profesional di klub Belanda, FC Groningen.
FC Groningen resmi mengikat salah satu talenta muda terbaiknya, Jismerai Dillema, dengan kontrak profesional pertama hingga medio 2026.
Dillema menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama tim FC Groningen U-16 dan menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa musim terakhir.
Dillema, yang merupakan pemain asli kota Groningen, memulai kariernya di klub lokal GRC di Sportpark Corpus den Hoorn sebelum bergabung dengan akademi FC Groningen.
Kini, perjalanan panjangnya di dunia sepak bola muda membuahkan hasil nyata.
“Jismerai telah berkembang sangat baik dalam beberapa musim terakhir,” ujar Arno de Jong, Kepala Departemen Pencarian Bakat FC Groningen.
“Ia memiliki bakat alami, etos kerja tinggi, dan tahu apa yang dibutuhkan untuk terus berkembang. Kontrak ini adalah bentuk kepercayaan kami terhadap potensinya untuk melangkah lebih jauh.”
De Jong menegaskan, tujuan akhir dari program pengembangan akademi adalah membawa Dillema ke tim utama dan tampil di stadion kebanggaan, Euroborg.
Baca Juga: Masa Depan Nova Arianto Kini Abu-abu Usai Piala Dunia U-17 2025
“Kami akan terus membimbingnya agar bisa mencapai level tertinggi dan memperkuat FC Groningen di masa depan,” tambahnya.
Meski baru berusia 18 tahun, Dillema sudah menunjukkan mental dan ambisi besar.
Dalam wawancara bersama FCG TV, ia menyebut debut di Euroborg sebagai target utamanya.
“Saya ingin debut di Euroborg dan terus mengembangkan diri. Saya harus lebih kuat secara fisik dan bekerja keras setiap hari. Setiap hari saya ingin jadi lebih baik dari sebelumnya,” ujar Dillema penuh semangat.
Nama Dillema bukan hal baru di lingkungan akademi Groningen.
Pada musim sebelumnya, ia sempat dinominasikan untuk penghargaan Best Western Strijder van het Jaar, sebuah penghargaan bergengsi di akademi klub yang diberikan kepada pemain muda dengan semangat juang dan perkembangan terbaik.
Pelatihnya di tim U-16, Björn Zwikker, memuji Dillema sebagai pemain yang lengkap.
“Dia adalah gelandang yang dinamis. Selain kuat dalam penguasaan bola, kualitas terbaiknya justru muncul saat tanpa bola. Ia cepat belajar, cepat beradaptasi, dan selalu ingin lebih baik,” kata Zwikker.
Kontributor: Azka Putra
Tag
Berita Terkait
-
Masa Depan Nova Arianto Kini Abu-abu Usai Piala Dunia U-17 2025
-
2 Negara yang Tentukan Nasib Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2025
-
Mike Rajasa Calon Pengganti Emil Audero Bikin Nova Arianto Geleng-geleng
-
3 Skenario Timnas Indonesia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia U-17 2025: Bisa, tapi Mendekati Mustahil
-
Masih Nganggur! Alex Pastoor dan Patrick Kluivert Saling Sikut demi Kerjaan Baru
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
-
Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia
-
Swedia Digilas Tiga Gol, Gary Neville Sebut Timnas Perancis Berada di Level yang Berbeda
-
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Erling Haaland Buyarkan Mimpi Pantai Gading, Emerse Fae: Detail Kecil Jadi Pembeda di Piala Dunia
-
Gema "Cielito Lindo" di Mexico City! Ribuan Fans Padati Estadio Azteca, Jelang Meksiko vs Ekuador
-
Mengenal Orlando Gill: Dari Jualan Baju Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Amad Diallo Pantai Gading Tersingkir di Piala Dunia 2026: Pelajaran Mahal