- Keluarga Sven-Goran Eriksson terpaksa menjual rumah mewahnya di Swedia untuk melunasi utang besar yang ditinggalkan almarhum.
- Penjualan rumah dan lelang barang pribadi dilakukan sebagai upaya menyelamatkan kondisi finansial keluarga.
- Eriksson mengakui kesalahan dalam mengelola keuangannya semasa hidup.
Suara.com - Keluarga mendiang eks pelatih Inggris dan dan Filipina, Sven-Goran Eriksson dilaporkan harus menjual rumah mewah miliknya di tepi Danau Fryken, Torsby, Swedia, dengan harga lebih rendah dari nilai pasar untuk membantu melunasi utang besar yang ditinggalkannya.
Eriksson yang meninggal pada Agustus 2025 akibat kanker pankreas di usia 76 tahun, memiliki rumah dengan tujuh kamar tidur, kolam renang indoor, dan fasilitas mewah lainnya.
Meskipun asetnya diperkirakan senilai £4,8 juta atau Rp96 miliar, Eriksson meninggalkan utang besar kepada HMRC sebesar £7,25 juta atau Rp145 miliar, ditambah utang lain sekitar £1 juta.
Awalnya rumah tersebut dipasarkan senilai £2 juta, tetapi keluarga terpaksa menurunkan harga sebesar £400.000 untuk menarik pembeli.
Akhirnya, rumah itu dibeli oleh seorang pengusaha wanita secara anonim dengan harga tidak kurang dari £1,3 juta, berpotensi menimbulkan kerugian £3 juta dibanding harga pembelian asli Eriksson pada 2002 sebesar £4,5 juta.
Pembeli baru mengaku memiliki kenangan khusus terhadap rumah tersebut, karena pernah berkunjung sebagai anak-anak saat ayahnya merenovasi rumah itu untuk Eriksson.
Ia menambahkan, rumah tersebut akan dijadikan tempat berkumpul keluarga untuk generasi mendatang.
Selain penjualan rumah, keluarga Eriksson sebelumnya telah melelang memorabilia almarhum.
Di antaranya undangan makan siang dari Ratu Elizabeth II, jas Armani dari Piala Dunia 2006 dengan catatan taktik tangan Eriksson di saku, serta trofi BBC Coach of the Year 2001 dan penghargaan Premier League Manager of the Month dari masa kepelatihannya di Manchester City.
Baca Juga: Siapa Lebih Hebat Kylian Mbappe, Erling Haaland, atau Harry Kane?
Lelang pertama dan kedua menghasilkan total £140.000 atau setara Rp2,8 miliar.
Eriksson sendiri pernah mengakui dalam wawancara terakhirnya bahwa ia kurang mengelola keuangannya.
“Saya tidak pernah tertarik dengan uang, saya tidak merawatnya dan mempercayakan orang lain untuk mengelolanya. Saya bodoh karena tidak mengontrol kemana uang itu pergi,” ujarnya kepada The Guardian.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Siapa Lebih Hebat Kylian Mbappe, Erling Haaland, atau Harry Kane?
-
Diam-diam Pemain Keturunan Indonesia Ini Sudah Dua Kali Bela Timnas Inggris
-
Pep Guardiola Bongkar Rahasia Matikan Mohamed Salah Saat Manchester City Bantai Liverpool
-
Liverpool Jadi Bulan-bulanan Manchester City, Mo Salah Dituding Malas-malasan
-
Bantai Liverpool Tanpa Ampun, Guardiola Bilang Manchester City Punya Rahasia Baru
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United
-
Gabung Persis Solo, Novan Sasongko Usung Target Tinggi untuk Laskar Sambernyawa
-
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza, Tentara Israel Dituding Jadi Biang Kerok
-
Kalah Menyakitkan dari Belgia, Ini Ucapan Menyentuh Bek Timnas Senegal Moussa Niakhate